Minggu, 27 Mei 2012
Jayapura: PLN Tanam 1.600 Pohon
Kamis, 16 Desember 2010 23:38
AddThis Social Bookmark Button

Jakarta, 17/12 (SIGAP) - Perusahaan Listrik Negara (PLN) Cabang Jayapura, Papua, pada Jumat (17/12) akan melakukan penanaman 1.600 pohon di kawasan pegunungan Bhayangkara III, Jayapura utara.

Humas PLN wilayah Papua Dermawan Uloli kepada ANTARA di Jayapura, Kamis (17/12) mengatakan, kegiatan penanaman pohon itu merupakan program konservasi alam dan melestarikan lingkungan.

Dirinya mengatakan, penanaman pohon di wilayah pegunungan Bhayangkara tersebut merupakan hasil kerja sama antara PLN dengan Badan Lingkungan hidup Kota Jayapura dan LSM.

Beberapa jenis pohon yang akan ditanam di kawasan itu adalah mangga, rambutan, durian, belimbing, jambu mente, nangka, sukun, kelapa, dan lainnya.

"Penanaman pohon tersebut sebagai upaya penghijauan sekaligus memotivasi masyarakat ikut menjaga kelestarian hutan dan pelestarian lingkungan," ujarnya.

Kegiatan penanaman pohon tersebut sebagai wujud nyata mendukung aksi penghijauan lingkungan serta menyukseskan program pemerintah yang dicanangkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono belum lama ini.

Dirinya mengatakan, dampak kerusakan hutan yang saat ini cukup dirasakan masyarakat antara lain pemanasan global, bencana alam, serta banjir bandang yang melanda beberapa daerah di Tanah Air.

"Dampak yang paling ekstrem adalah terjadinya perubahan cuaca yang tidak menentu di beberapa daerah. Kita ikut menanam sebagai upaya mendukung program satu miliar pohon," katanya.

Karena itu, katanya, PLN mengajak masyarakat untuk menumbuhkan kesadaran cinta lingkungan hidup melalui kegiatan penanaman pohon sebagai wujud nyata pelestarian lingkungan.

"Kami meminta masyarakat ikut memelihara ribuan pohon yang nantinya akan ditanam agar ke depan manfaatnya dapat dirasakan bahkan hasilnya bisa dinikmati," katanya.

Seperti diketahui, Indonesia memiliki luas hutan tropis terbesar ketiga di dunia, yaitu seluas + 138 juta hektare. Kawasan hutan tersebut memiliki kekayaan alam yang luar biasa besar dan dianggap sebagai paru-paru dunia, mempunyai peranan penting sebagai sistem penyangga kehidupan dan penggerak perekonomian.

Dengan laju deforestasi sebesar 1,17 juta hektar per tahun, Indonesia dinilai sebagai salah satu negara yang turut andil dalam terjadinya pemanasan global. (laporan wa prasetya/ant)

 

Arsip Berita