Minggu, 27 Mei 2012
Distanhutbun: Persediaan Beras Aman Meski Banjir
Sabtu, 11 Desember 2010 12:59
AddThis Social Bookmark Button

Jakarta, 11/12 (SIGAP) - Kepala Dinas Pertanian, Kehutanan, dan Perkebunan (Distanhutbun) Kabupaten Bandung Tisna Umaran, Sabtu (11/12) mengatakan, persediaan beras di daerah ini aman meski ratusan hektare areal persawahan gagal panen akibat terendam banjir.

"Saya yakin, persediaan beras tidak akan terganggu, masih aman, walaupun banjir melanda ratusan hektare areal persawahan," kata Tisna

Tisna menyebutkan, petugas Distanhutbun Kabupaten Bandung telah melakukan pendataan areal persawahan di sejumlah kecamatan yang tekena dampak banjir akibat luapan Sungai Citarum beberapa hari lalu.

Dari pendataan tersebut, ujar Tisna, diketahui sejak banjir mulai melanda beberapa wilayah kecamatan pada November 2010 hingga awal Desember, tidak kurang dari 200 hektare sawah dengan variasi usia tanam berbeda, terendam.

Meski ratusan hektare areal persawahan terendam banjir, berdasarkan hasil pendataan, diyakini bahwa ketersediaan beras di Kabupaten Bandung tidak akan terganggu karena luas total areal persawahan di daerah ini mencapai 350 ribu hektare.

"Dari luas areal yang ada, yang terkena dampak banjir sekarang tidak sampai sepuluh persen-nya. Karena itu saya katakan persediaan beras, paling tidak untuk tahun ini, dan beberapa bulan ke depan, aman," kata Tisna.

Banjir yang terjadi di Kecamatan Baleendah, Bojongsoang dan di Kecamatan Dayeuhkolot, merendam sekitar 16 ribu rumah, atau 4.000 unit rumah lebih banyak dari kejadian banjir sebelumnya.

Ribuan kepala keluarga dari tiga kecamatan tersebut, sejak awal kejadian banjir hingga kini belum dapat menempati rumah mereka karena genangan air ada yang mencapai atap rumah. (laporan ari prahasta/ant)

 

Arsip Berita