Minggu, 27 Mei 2012
Pakar: Mangrove Berperan Perkuat Kedaulatan Pangan
Jumat, 10 Desember 2010 04:05
AddThis Social Bookmark Button

Jakarta, 10/12 (SIGAP) - Guru Besar ilmu mangrove Fakultas Kehutanan Institut Pertanian Bogor, Prof. Dr. Cecep Kusmana MS, di Bogor, Jumat (10/12) mengatakan kawasan mangrove memiliki potensi besar menunjang kedaulatan pangan nasional karena memiliki bahan baku pangan yang beragam.

Dirinya mengatakan, Indonesia memiliki hamparan mangrove terluas di dunia, dan keanekaragaman hayatinya sangat tinggi.

Karena itu, menurutnya, mangrove memiliki peran besar dalam pembangunan sebuah bangsa, apalagi pada negeri kepulauan seperti Indonesia.

"Peran mangrove dalam pembangunan negara kepulauan sangat besar. Karena itu, keberadaannya perlu dilestarikan untuk menjaga kepentingan nasional," katanya.

Menurut Cecep, sebagai negara kepulauan, Indonesia memiliki kawasan mangrove yang luas karena terdiri atas ribuan pulau dengan garis pantai sekitar 95.181 km.

Dirinya mengemukakan, bagi Indonesia mangrove tidak hanya penting bagi pemeliharaan dan peningkatan kualitas sumberdaya dan lingkungan beserta kualitas kehidupan masyarakat pesisir, namun juga memiliki sejumlah peran penting lainnya.

"Mangrove memiliki peran penting dalam menopang pembangunan pada sebuah negara kepulauan yang memiliki ribuan pulau," ujarnya.

Mangrove juga memiliki peran sangat penting dalam membangun pertahanan nasional karena keberadaannya dapat menyatukan ribuan pulau-pulau serta menjadi penyangga pulau dari ancaman tenggelam maupun diserobot pihak asing.

Dengan demikian, mangrove bagi Indonesia merupakan salah satu modal penting pembangunan dan hal itu telah terbukti dari dulu hingga sekarang.

Oleh karena itu keberadaan mangrove perlu terus diselamatkan dan dilestarikan untuk mengamankan berbagai kepentingan nasional Indonesia.

Mangrove merupakan ekosistem unik dengan fungsi yang unik dalam lingkungan hidup. Oleh karena adanya pengaruh laut dan daratan, di kawasan mangrove terjadi interaksi kompleks antara sifat fisika dan sifat biologi. Sifat fisik mangrove mampu berperan sebagai penahan ombak serta penahan intrusi dan abrasi laut. Proses dekomposisi serasah mangrove yang terjadi mampu menunjang kehidupan makhluk hidup di dalamnya.

Ekosistem mangrove sebagai salah satu ekosistem wilayah pesisir dan lautan sangat potensial bagi kesejahteraan masyarakat baik dari segi ekonomi, sosial, dan lingkungan hidup namun semakin hari semakin kritis ketersediaannya. Di beberapa daerah pesisir di Indonesa sudah terlihat adanya pendegradasian ekosistem mangrove  akibat penebangan mangrove yang dilakukan secara berlebihan. Mangrove telah dirubah menjadi fungsi yang lain dikarenakan berbagai kegiatan pembangunan. (laporan rusman/ant)

 

Arsip Berita