Minggu, 27 Mei 2012
Harga Cabai Di Gunung Kidul Rp40.000/Kg
Rabu, 08 Desember 2010 17:25
AddThis Social Bookmark Button

Gunung Kidul, 8/12 (ANTARA) - Harga cabai jenis rawit di Pasar Argosari, Wonosari, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, melonjak dari Rp8.000 menjadi Rp40.000 per kilogram.

"Kenaikan harga cabai jenis itu sejak tujuh hari lalu," kata salah seorang pedagang di Pasar Argosari, Neli, di Wonosari, Rabu.

Ia mengatakan kurang tahu penyebab terjadinya kenaikan harga cabai tersebut.

Menurut dia, kenaikan harga cabai juga diikuti sembako lainnya, meskipun tidak seberapa. "Kenaikan ini mungkin karena menjelang Natal dan tahun baru," katanya.

Harga cabai keriting hijau dari Rp8.000 menjadi Rp40.000 per kilogram, sedangkan harga cabai keriting merah dari Rp8.000 menjadi Rp25.000 per kilogram.

Harga cabai jenis TM besar naik dari Rp15.000 menjadi Rp25.000 per kilogram, cabai keriting besar campuran dari Rp8.000 menjadi Rp35.000 per kilogram.

Kenaikan harga cabai dalam waktu yang relatif singkat itu, menyebabkan sejumlah pedagang kebingungan, mereka khawatir dagangannya tidak laku, dan akhirnya membusuk.

"Kami tidak mau rugi dengan naiknya harga cabai, yang biasanya diikuti menurunnya jumlah pembeli. Oleh karena itu, kami tidak berani kulakan dalam jumlah banyak. Kami merasa kesulitan untuk menjual barang dagangan ketika harga naik cukup tinggi, sehingga bukan keuntungan yang diperoleh, tetapi malah rugi jutaan rupiah," katanya.

Ia mengatakan pemerintah melalui instansi terkait hendaknya melakukan operasi pasar untuk mengembalikan harga cabai ke harga normal. "Harga cabai kalau tidak dikontrol bisa merugikan pedagang, karena sulit menjual dengan harga tinggi," katanya.

Selain harga cabai, kentang juga naik harganya, dari Rp7.000 sekarang menjadi Rp8.000 per kilogram. Namun, bawang merah harganya justru menurun dari Rp18.000 menjadi Rp15.000 per kilogram.

 

Arsip Berita