Minggu, 27 Mei 2012
Kegempaan GAK Capai 328 Kali
Selasa, 07 Desember 2010 09:54
AddThis Social Bookmark Button

Jakarta, 7/12 (SIGAP) - Kepala Pos Gunung Anak Krakatau (GAK) di Desa Pasauran Kecamatan Cinangka Kabupaten Serang Provinsi Banten Anton S Pambudi, Selasa (7/12) mengatakan, kegempaan Gunung Anak Krakatau (GAK), berloksi di Selat Sunda, yang terekam selama 10 jam pada Senin (6/12) sebanyak 328 kali.

"Kegempaan yang kami rekam kemarin tidak secara keseluruhan atau seharian, karena panel solar, salah satu komponen Sismometer, alat deteksi gempa, tidak berfungsi," katanya.

Anton menjelaskan, panel solar Sismometer tidak berfungsi karena tertutup debu vulkanik yang keluar dari dalam GAK, sejak beberapa pekan terakhir ini.

"Yang terekam hanya 328 kali, namun kita memperkirakan total kegempaan seluruhnya masih sama seperti biasanya yakni berkisar 600-700 kali," ujarnya.

Menurutnya, gempa yang tercatat yakni pukul 06:30 WIB-16:27 WIB, dengan rincian vulkanik dalam (VA) empat kali, vulkanik dangkal (VB) 58 kali, letusan 60 kali, 56 kali tremor letusan, tremor harmonik tiga kali, dan hembusan sebanyak 50 kali.

Pusat Vulkanalogi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Bandung, Provinsi Jawa Barat masih merekomendasikan larangan warga untuk mendekat pada radius dua kilometer.

PVMB, katanya, juga meminta masyarakat untuk tetap tenang, dengan adanya status "waspada" GAK yang sudah berlangsung selama lebih dari satu bulan.

Anton juga mengaku, akan memberikan informasi seputar perkembangan GAK pada masyarakat, namun untukk saat ini kondisinya tidak perlu dikhawatirkan.

"Masyarakat tidak perlu cemas dan khawatir dengan kondisi GAK saat ini, dan kami akan memberikan informasi pada warga terkait kondisi GAK," ujarnya. (laporan rusman/ant)

 

Arsip Berita