Minggu, 27 Mei 2012
Layanan Garuda Jakarta-Malang Kembali Normal
Minggu, 05 Desember 2010 16:55
AddThis Social Bookmark Button

Jakarta, 5/12 (SIGAP) - PT Garuda Indonesia mengumumkan bahwa layanan penerbangan Jakarta-Malang pulang pergi kembali normal mulai Minggu (5/12), menyusul pembukaan kembali Bandara Abdul Rachman Saleh.

"Layanan kami untuk Jakarta-Malang normal kembali sejak Minggu (5/12) setelah dikeluarkan Notam no : C0927/10 yang menyatakan Bandara Abdul Rachman Saleh beroperasi kembali," kata Kepala Komunikasi Perusahaan PT Garuda Indonesia Pujobroto saat dihubungi Antara di Jakarta, Minggu (5/12).

Pujobroto menjelaskan, penerbangan Garuda ke Malang dilaksanakan sekali sehari berangkat dari Jakarta (GA-290) pukul 07.10 WIB dan tiba di Malang pukul 08.40 WIB, dan berangkat kembali ke Jakarta (GA-291) pukul 09.15 WIB.

Sebelumnya, mulai Selasa (30/11) hingga Sabtu (4/12), Garuda Indonesia mengalihkan penerbangan rute Jakarta - Malang menjadi Jakarta - Surabaya akibat terganggunya jalur penerbangan ke kota Malang oleh debu vulkanik Gunung Bromo.

Pada saat mengalami pengalihan penerbangan ke Surabaya, para penumpang tujuan Malang, setibanya di Bandara Juanda, Surabaya, diberangkatkan dengan bus menuju Malang (Terminal Bus Arjosari) dan sebaliknya para penumpang dari Malang, setelah melakukan proses check-in di Bandara Abdul Rachman Saleh, Malang, diberangkatkan dengan bus menuju Bandara Juanda Surabaya.

Pujobroto menambahkan, pihaknya mulai 1 Januari 2011 akan menambah frekuensi penerbangan di rute itu menjadi dua kali sehari dengan menggunakan pesawat B737-300 berkapasitas 110 tempat duduk, yang terdiri atas kelas bisnis sebanyak 16 tempat duduk dan kelas ekonomi sebanyak 94 tempat duduk.

Sebelumnya, sejak 29 November 2010, aktivitas vulkanis Gunung Bromo makin mengalami penurunan selama 5 hari terakhir.

Ketua Tim Tanggap Darurat Gunung Bromo, Gede Suantika, di Dusun Cemorolawang, Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Jumat (3/12) malam mengatakan, penurunan aktivitas itu ditandai dengan menurunnya gempa vulkanik dangkal. 

Menurut Gede, penurunan aktivitas Gunung Bromo yang terdeteksi dari pos pemantauan di Dusun Cemorolawang, Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, akan dievaluasi selama 5 hari ke depan. (laporan rusman/ant)

 

Arsip Berita