Minggu, 27 Mei 2012
Unsur Hayati Hutan Kubu Raya Alami Penurunan
Minggu, 05 Desember 2010 10:42
AddThis Social Bookmark Button

Jakarta, 5/12 (SIGAP) - Kepala Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Kubu Raya, Aswin Fuad di Sungai Raya, Minggu (5/12) mengatakan, saat ini telah terjadi penurunan kesamaan unsur-unsur hayati di lingkungan hutan karena berbagai gangguan.

Dirinya menambahkan, penurunan unsur tersebut terjadi pada hutan tidak produktif dan hutan kurang produktif, dengan hutan yang tidak mengalami gangguan atau hutan produktif.

Menurutnya, Kubu Raya merupakan salah satu ekosistem hutan tropis yang perlu dipertahankan keberadaannya untuk menjaga kelestarian ekosistem kawasan.

"Kita ingin menciptakan keseimbangan ekologi keanekaragaman hayati di kawasan hutan di Kecamatan Kubu dan Kecamatan Batu Ampar dan turut mensejahterakan masyarakat di sekitar hutan. Ini tujuannya," kata Aswin.

Dirinya berharap, dampak dari penjagaan ekosistem hutan itu juga meluas kepada masyarakat. "Secara perlahan kesejahteraan masyarakat juga menjadi sasaran program ini," tuturnya.

Lanjutnya, Pemerintah Kabupaten Kubu Raya melalui Badan Lingkungan Hidup, berkomitmen mengambil sikap tegas dalam menjaga kelestarian ekosistem hutan alam pada hutan produksi.

Berdasarkan hal tersebut, katanya, dari beberapa potensi ekosistem yang ada di kabupaten itu, akan terus dioptimalkan, sehingga memberikan manfaat bagi masyarakat banyak.

"Kita akan berupaya mempertahankan kondisi yang masih baik dan mengembalikan ekosistem yang rusak sehingga tercapai keseimbangan hayati yang diselaraskan dengan peningkatan ekonomi masyarakat di sekitar kawasannya," jelas Aswin.

Untuk itu, Izin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu, perlu dilaksanakan agar ekosistem dalam Hutan alam pada hutan produksi bisa dikembalikan dan dijaga," katanya.

Kabupaten Kubu Raya terdiri dari sembilan kecamatan yang berada di kawasan gambut, daerah aliran sungai Kapuas, perairan, serta sedikit perbukitan.  (laporan ari prahasta/ant)

 

Arsip Berita