Minggu, 27 Mei 2012
Perkembangan Pasca Letusan Gunung Merapi
Senin, 29 November 2010 08:04
AddThis Social Bookmark Button

Jakarta, 29/7 (SIGAP) - Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menginformasikan, aktivitas pasca erupsi Gunung Merapi hingga Senin (29/11) hingga pukul 12.00 WIB tercatat 41 kali gempa multiphase, 7 kali gempa guguran, 1 kali gempa tektonik, dan 1 kali gempa tele.

Sedangkan berdasarkan pengamatan visual, pada pukul 00.00-04.50 WIB umumnya cuaca berkabut, cuaca cerah terjadi mulai pukul  04.50-09.10 WIB. Saat cuaca cerah, asap solfatara teramati berwarna putih tebal bertekanan lemah dengan tinggi 500 m condong ke Barat hingga Barat Daya.

Hujan teramati di pos Jrakah pada pukul 10.50-11.05 WIB dengan intensitas sedang (12 mm/jam). CCTV Deles, merekam asap bertekanan lemah dengan tinggi 100 m condong ke Barat pada pukul 01.00 WIB.

Pukul 01.49-01.58 WIB, merekam sinar api. CCTV Museum dan Deles merekam asap solfatara putih tebal bertekanan lemah dengan tinggi 150 m condong ke Barat pada pukul 05.57-08.30 WIB.

Sementara berdasarkan pantauan kegempaan hingga pukul 06.00 WIB tercatat, 19 kali gempa multiphase,  4 kali gempa guguran, 1 kali gempa tektonik, 2 kali gempa tele.

PVMBG mencatat berdasarkan pengamatan visual, pukul 00.00-04.50 WIB pada umumnya cuaca berkabut. Cuaca cerah terjadi mulai pukul  04.50-06.00 WIB. Saat cuaca cerah, asap sulfatara teramati berwarna putih tebal bertekanan lemah dengan tinggi 500 m condong ke Barat hingga Barat Daya.

CCTV Deles merekam asap bertekanan lemah dengan tinggi 100 m condong ke Barat pada pukul 01.00 WIB. Sementara pukul 01.49-01.58 WIB, CCTV Deles merekam sinar api.

CCTV Museum merekam asap putih tebal bertekanan lemah dengan tinggi 100 m condong ke Barat pada pukul 05.57 WIB.   (laporan rusman/PVMBG)

 

Arsip Berita