Minggu, 27 Mei 2012
Bengkulu: Pemprov Bangun 105 Unit Gudang Logistik Bencana
Kamis, 25 November 2010 06:39
AddThis Social Bookmark Button

Jakarta, 25/11 (SIGAP) - Kepala Badan Penanggulang Bencana Daerah (BPBD) Bengkulu Sadikin, di Bengkulu, Kamis (25/11) mengatakan, pemerintah Provinsi Bengkulu pada 2011 akan membangun 105 unit gudang logistik siaga bencana di sejumlah kanupaten/kota di daerah itu.

Sadikin mengatakan, gudang logistik ini akan dibangun di sejumlah daerah pesisir mulai dari Kabupaten Mukomuko hingga ke Kabupaten Kaur.

Pembangunan gudang logistik ini dilakukan bagian dari kesiagaan Provinsi Bengkulu untuk mengantisipasi ancaman tsunami jika melanda daerah itu.

Lebih lanjut Sadikin menjelaskan, lebih dari sebagian wilayah Provinsi Bengkulu rawan terkena tsunami jika terjadi gempa tektonik berskala besar. Pasalnya, daerah ini langsung berhadapan dengan laut lepas Samudra Hindia.

Terkait hal itu, mulai dari sekarang Pemprov Bengkulu dan pihak terkait secara terus menerus melakukan berbagai langkah antisipasi untuk menghadapi ancaman tersebut, salah satunya mendirikan ratusan gudang logistik di daerah pesisir.

Sadikin mengatakan, dengan dibangun gudang logistik ini jika terjadi tsunami pendistribusian bahan pangan kepada para korban tidak mengalami hambatan, sehingga masyarakat tidak kesulitan untuk mendapatkan makanan dan sebagainya.

Meski demikian, kata Sadikin, pihaknya tidak mengharapkan daerah ini dilanda tsunami, tapi Pemprov Bengkulu harus melakukan antisipasi terhadap ancaman tersebut.

"Bengkulu sebagai daerah berada di patahan gempa harus siaga setiap saat untuk menghadapi ancaman tersebut. Dengan kesiagaan itu, jika terjadi bencana jumlah korban yang timbul dapat minimalisir sekecil mungkin," ujarnya.

Sementara itu, Gubernur Bengkulu Agusrin Maryono Najamudin mengatakan, mengimbau semua pihak di daerah ini harus siaga menghadapi bencana tsunami.

Dengan kesiagaan itu, jika terjadi tsunami masyarakat dapat menyelamatkan diri dengan baik ke tempat-tempat aman yang sudah ditetapkan Pemprov Bengkulu, katanya.

Berdasarkan catatan SIGAP, Bengkulu merupakan salah satu wilayah Indonesia yang paling rawan gempa dan tsunami.

Bengkulu merupakan provinsi yang berada pada zona merah. Pasalnya, Provinsi Bengkulu terletak di pertemuan tiga lempeng yaitu lempeng Indo-Australia, Lempeng Eurasia dan Lempeng Pasifik. (laporan rusman/ant)


 

Arsip Berita