Minggu, 27 Mei 2012
Mensos: Hunian Sementara Korban Mentawai Selesai Desember
Rabu, 24 November 2010 02:57
AddThis Social Bookmark Button

Jakarta, 24/11 (SIGAP) - Menteri Sosial Salim Seggaf Al Jufri di Makassar, Selasa (23/11) mengatakan, hunian sementara korban gempa dan gelombang tsunami di Kabupaten Mentawai, Sumatera Barat akan selesai pembangunannya pada 25 Desember 2010.

"Lokasi pembangunan hunian tidak berada di bibir pantai, tetapi 30 hingga 40 meter di atas permukaan laut, kalau pun terjadi tsunami dengan ketinggian tersebut Insya Allah aman," katanya.

Pertimbangan lainnya adalah agar lokasi sementara dan titik relokasi permukiman permanen tidak terlalu jauh.

Sementara itu, relokasi hunian untuk korban bencana banjir di Wasior Papua Barat sudah 60 persen selesai.

"Warga akan dibangunkan rumah secara tuntas. Di Wasior anggaran pembangunan satu unit rumah mendekati Rp90 juta," jelasnya.

Sedangkan untuk lokasi bencana letusan Gunung Merapi Jawa Tengah statusnya masih dalam masa tanggap darurat.

Dirinya menambahkan, seluruh pihak terkait dan program Kementerian Sosial baik dalam penanganan bencana maupun program sosial lainnya tetap berjalan.

"Semua tetap bergerak tidak ada program yang berhenti, semua berjalan dengan visi dan misinya masing-masing," tambahnya.

Berdasarkan informasi yang dilansir dari Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB), pemerintah telah menunjuk tiga lokasi untuk pembangunan huntara, yaitu di KM 37 dan KM 46 di Pagai Selatan, serta KM 4 di Pagai Utara.

Sementara itu, Palang Merah Indonesia (PMI) menyatakan kesiapanya melaksanakan program pemulihan dini dan menargetkan beberapa layanan prioritas untuk pemulihan di Mentawai, Sumatera Barat.

Ketua Umum PMI Jusuf Kalla, dalam siaran persnya yang diterima ANTARA di Jakarta, Senin (22/11) mengatakan, terkait  pengumuman pemerintah yang menyatakan masa tanggap darurat bencana untuk Mentawai berakhir Senin (22/11), PMI telah menyiapkan beberapa target program pemulihan dini (early recovery) untuk Mentawai.

"Program pemulihan dini PMI di Mentawai khususnya untuk memfasilitasi pembangunan hunian sementara (huntara) sebanyak 516 unit, yang ditargetkan semuanya akan selesai akhir Desember 2010," katanya.

Selain itu, PMI juga menargetkan beberapa layanan prioritas untuk Mentawai yaitu menyiapkan layanan kesehatan keliling, dukungan psikososial, dan pendataan terkini untuk kebutuhan air bersih dan MCK di lokasi pemukiman baru. (laporan rusman/ant)


 

Arsip Berita