Minggu, 27 Mei 2012
Dirjen P4Trans: Bencana Jadikan Pemerintah Kreatif
Rabu, 24 November 2010 02:03
AddThis Social Bookmark Button

Jakarta, 24/11 (SIGAP) - Dirjen Pembinaan Penyiapan Pemukiman dan Penempatan Transmigrasi (P4Trans) Kemenakertrans RI, Hari Hariawan Saleh mengatakan, dengan musibah Tsunami yang terjadi di Mentawai dan erupsi Merapi itu menjadikan kita untuk menciptakan inovasi terbaru dalam penanganan korban.

Menurut Hariawan, salah satu usulan yang diajukan oleh Bupati Kubu Raya Muda Mahendarwan merupakan langkah yang patut dicoba dalam mengatasi trauma dari para korban bencana sekaligus sebagai upaya pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Indonesia.

Lebih dari itu, program percepatan transmigrasi itu juga bisa memberikan kesempatan baru bagi para korban bencana alam untuk mencoba memulai suatu kehidupan baru yang lebih baik.

"Terlebih Bupati Kubu Raya telah menyiapkan pemukiman bagi masyarakat yang menjadi korban dari bencana itu, ini merupakan suatu upaya yang patut untuk dipertimbangkan bagi kita semua," kata Hariawan di Jogjakarta, Selasa (23/11).

Untuk itu, dalam pertemuan antara Pemerintah Jawa Tengah, Kemenakertrans RI dan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya besok di Semarang, pihaknya akan membuat beberapa point kesepakatan dalam program percepatan transmigrasi tersebut.

"Mudah-mudahan saja semuanya bisa berjalan dengan lancar," harapnya.

Sementara itu, Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan mengatakan, areal transmigrasi yang disiapkan Pemeirntah Kubu Raya merupakan daerah pencanangan transmigrasi yang memang sudah dibangun sebelumnya sehingga siap untuk di tempati.

Setidaknya ada 4 lokasi daerah transmigrasi di Kubu Raya yang sudah disiapkan diantaranya Desa Terentang Hulu, Sungai Radak, Teluk Pakedai dan Sungai Bulan. Masing-masing daerah minimal menampung sekitar 100 Kepala Keluarga.

Dalam hal itu, pihaknya menjamin fasilitasi diterima korban merapi yang masuk ke Kubu Raya sudah cukup lengkap. Di mana setiap kepala keluarga akan memperoleh lahan kaplingan seluas 2 hektare.

"Dan transmigran juga memperoleh rumah tipe 36," jelasnya.

Muda menambahkan pemerintah Kubu Raya sendiri akan fokus menyiapkan sarana dan prasarana memadai. Misalnya prasarana jalan, pendidikan berupa sekolah-sekolah untuk anak transmigran dan kesehatan seperti puskesmas ataupun puskesmas pembantu. (laporan  ari prahasta/ant)


 

Arsip Berita