Minggu, 27 Mei 2012
Bengkulu: Belasan Kelompok Nelayan Terima Dana Pengembangan Usaha
Senin, 22 November 2010 06:10
AddThis Social Bookmark Button

Jakarta, 22/11 (SIGAP) - Kepala dinas Perikanan Kota Bengkulu Rapiin, Senin (22/11) mengatakan, belasan kelompok nelayan di Kota Bengkulu menerima bantuan dana pengembangan usaha perikanan budi daya tambak.

"Telah disalurkan dana bantuan pengembangan usaha itu sejak awal Nopember diharapkan kelompok tersebut dapat meningkatkan perekonomian sektor perikanan, " katanya di Bengkulu, Senin.

Dirinya mengatakan, bantuan tersebut melalui dana Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri (PNPM-MKP) Kelautan dan Perikanan 2010, hal itu untuk mengembangkan usaha perikanan budi daya tambak di daerah ini.

Salah satu kegiatan PNPM-MKP 2010 di Kota Bengkulu adalah mengembangkan usaha perikanan budi daya tambak, kata Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Bengkulu Rapiin, Sabtu (22/11).

Rapiin mengatakan, terdapat 16 kelompok usaha perikanan tangkap yang mendapat kucuran dana bantuan dari PNPM-MKP untuk mengembangkan usaha mereka.

"Tahun ini bantuan tersebut baru menyentuh 16 kelompok nelayan PNPM Kelautan dan Perikanan dengan nilai Rp466 juta" ujarnya.

Bantuan tersebut merupakan pendorong aktivitas para nelayan untuk meningkatkan produksi usahanya sehingga mampu mendukung lajunya pertumbuhan ekonomi regional.

Dengan hal itu dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat karena program tersebut searah dengan tujuan pilar pembangunan Pemkot Bengkulu dalam bidang ekonomi berbasis kerakyatan, sebutnya.

Bantuan tersebut juga sebagai sarana percepatan pencapaian program PNPM kelautan dan perikanan di daerah ini sehingga kelompok tersebut mampu mempertahankan predikat yang diraih sebagai kelompok yang berhasil dan baik di lingkungan Provinsi Bengkulu.

Program itu amat mendukung peningkatan perekonomian masyarakat sehingga masih diharapkan kegiatan itu dapat berlanjut secara berkesinambungan.

"Pemerintah daerah sangat merespon PNPM karena dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat menjadi warga yang mandiri," katanya.

Dirinya menjelaskan, bantuan yang diberikan itu merupakan bantuan Langsung Masyarakat (BLM) PNPM-MKP dengan sasaran masyarakat atau kelompok masyarakat kelautan dan perikanan dengan skala usaha mikro bidang usaha kegiatan penangkapan.

Menurut Rapiin, tujuan kegiatan atau bantuan ini ditekankan pada percepatan pertumbuhan ekonomi dalam rangka mengurangi angka kemiskinan dan pengangguran menuju kelompok masyarakat nelayan yang mandiri.

Berdasarkan catatan SIGAP, tujuan utama PNPM-MKP adalah peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai komponen kegiatan yaitu perencanaan pembangunan wilayah dan sumberdaya kelautan dan perikanan berbasis desa; pembangunan infrastruktur desa dan lingkungan; penguatan kapasitas sumberdaya manusia aparat dan masyarakat serta kelembagaan dan pemberdayaan masyarakat.

Mengingat proses pemberdayaan tidak dapat berlangsung dalam waktu singkat, diharapkan program ini tidak hanya dilaksanakan dalam waktu setahun tetapi merupakan program prioritas Departemen Kelautan dan Perikanan secara  berkelanjutan dalam lokus yang sama sehingga dampaknya dapat terlihat dengan nyata.

Selanjutnya pelaksanaan PNPM-MKP diharapkan dapat mendukung program penanggulangan kemiskinan yang sedang digalakkan pemerintah utamanya bagi masyarakat kelautan dan perikanan. (laporan rusman/ant)

 

Arsip Berita