Minggu, 27 Mei 2012
Kotawaringin Timur Prioritaskan Lima Program Pembangunan Pada 2011
Jumat, 19 November 2010 07:23
AddThis Social Bookmark Button

Jakarta, 19/11 (SIGAP) - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimatan Tengah, pada 2011 akan memprioritaskan 5 program pembangunan. Kebijakan ini diterapkan sebagai langkah untuk menurunkan angka kemiskinan dan jumlah pengangguran di Kotawaringin Timur.

Demikian dikatakan Bupati Kotawaringin Timur, Supian Hadi, di Sampit, Jumat (19/11).

Lebih lanjut dirinya mengatakan, prioritas 5 program pembangunan tersebut berdasarkan visi dan misi bupati periode 2010-2015, sekaligus sebagai rencana pembangunan jangka menangah untuk 5 tahun ke depan.

Menurut Supian Hadi, kelima program pembangunan yang akan menjadi prioritas tersebut meliputi percepatan pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas pendidikan dan pelayanan kesehatan serta peningkatan investasi, membuka dan menyediakan lapangan kerja serta meningkat ekspor.

Sedangkan program pembangunan yang keempat adalah revitalisasi pertanian, perkebunan, perikanan dan meningkatkan pembangunan di wilayah pedesaan, katanya.

Untuk program prioritas pembangunan kelima yakni meningkatkan kinerja para penyelenggara pemerintahan dilingkup pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur.

"Berkaitan dengan kelima program itu dalam waktu dekat ini kami akan melaksanakan beberapa kegiatan pembangunan yang mendesak diantaranya penanganan infrastruktur untuk mendukung kelancaran arus lalulintas barang serta jasa," katanya.

Fasiltas pendukung lainnya yang perlu dipercepat pembangunannya adalah pembangunan jembatan sungai Cempaga yang bertujuan untuk membuka isolasi wilayah timur Kabupaten Kotawaringin Timur dan yang tidak kalah pentingnya adalah segera melakukan penanganan drainase perkotaan dan penataan kota.

Supian Hadi mengungkapkan, penanganan drainase perkotaan harus segera dilakukan karena sebagian besar drainase dalam kota tidak berfungsi dengan maksimal sehingga kota sampai sering terendam banjir apabila turun hujan.

Sementara Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kotawaringin Timur Juanda mengatakan, upaya penanggulangan masalah banjir dalam Kota Sampit telah berjalan sesuai dengan program yang telah direncanakan oleh pihak (DPU) dan ada tiga program penting yang akan dilaksanakan.

"Ketiga program untuk mengatasi banjir dalam Kota Sampit tersebut adalah jangka pendek, menengah dan jangka panjang," terangnya.

Untuk program jangka pendek yang sudah dilaksanakan yaitu meminimalisir banjir dalan kota dengan cara meningkatkan pemieliharaan seluruh drainase yang ada di dalam Kota Sampit terutama di daerah yang rawan terjadi banjir.

Jangka menengah pihak DPU Kotawaringin Timur melakukan normalisasi saluran primer atau ring drainase di beberapa titik yang ada di dalam kota seperti sungai Mentawa, sungai Keramat dan sungai Baamang.

"Program ini sudah dilaksanakan namun tidak dapat berjalam dengan maksimal karena terbentur anggaran yang disediakan oleh pemerintah daerah sangat terbatas," katanya.

Sedangkan untuk program jangka panjangnya adalah pihak DPU Kotawaringin Timur berencana membuat masterplan, detail engineering design (DED) melalui konsultan, progran ini adalah untuk penanggulangan banjir dalam kota 25 tahun ke depan. (laporan rusman/ant)

 

Arsip Berita