Minggu, 27 Mei 2012
Sultra: Rawa Tinondo Dijadikan Lahan Produktif
Kamis, 18 November 2010 04:29
AddThis Social Bookmark Button

Jakarta, 18/11 (SIGAP) - Rawa Tinondo di kecamatan Mowewe, Kabupaten Kolaka, Sultra, kini disulap menjadi lahan produktif masyarakat.

"Dulunya Rawa tersebut hanya lahan tidur dan tidak dimanfaatkan oleh masyarakat. Namun setelah disentuh dengan program Gerbangmastra, rawa tersebut dibuka dan dijadikan lahan produktif," kata Kabag Humas Pemkab Kolaka, Arnan Amri, Kamis.

Setelah disentuh program Gerbangmastra yang merupakan kebijakan strategis pemerintah Kabupaten Kolaka, kawasan rawa Tinondo dimanfaatkan untuk menanam tanaman buah-buahan musiman atau jangka pendek seperti labu, jagung dan kedelai.

"Air rawa Tinondo sekarang juga dimanfaatkan masyarakat dengan membuat keramba apung ikan air tawar," katanya.

Sekarang masyarakat Tinondo menjadikan kawasan tersebut sebagai kawasan Agrowisata Ikan air tawar.

"Kawasan ini juga sudah dijadikan kawasan Agrowisata ikan air tawar oleh masyarakat," kata Arnan.

Sementara itu, Sekretaris kelompok tani agrowisata air tawar, Sumardin, yang ditemui, mengatakan saat ini lokasi tersebut dalam tahap pengembangan.

"Kami juga telah dibantu bibit dan keramba oleh Dinas Perikanan," katanya.

Menurut Sumardin pengembangan pada tahap awal dilakukan pada 5 keramba dari 10 keramba yang ada dengan masing-masing keramba direncanakan berisi 300 benih ikan bantuan Dinas Perikanan.

"Nantinya agrowisata air tawar ini dapat memberikan penghasilan tambahan bagi masyarakat dan merupakan sumber protein." ujar Sumardin.

Dirinya juga mengatakan bahwa budi daya ikan air tawar ini memakan waktu 3 bulan dengan jenis ikan nila, Lele dumbo, dan Ikan mas.

"Saat ini juga sudah ada beberapa pedagang ikan yang menawar Rp.40.000 per kilogram," ungkapnya.

Berdasarkan catatan SIGAP, sejak tahun 2005, Kabupaten Kolaka telah mencanangkan Gerakan Kolaka Menanam.

Seperti diketahui Gerakan Kolaka Menanam juga merupakan bagian dari pelaksanaan program strategis Kabupaten Kolaka GERBANGMASTRA (Gerakan Pembangunan Masyarakat Sejahtera), yang dilaksanakan melalui kegiatan Desa Model Gerbangmastra dan Bedah Kecamatan.

Sasaran Gerakan Kolaka Menanam yaitu lahan-lahan tidur ataupun lahan-lahan yang tidak produktif lagi, yang diolah kembali agar dapat memberikan nilai tambah bagi masyarakat. Pelaksanaan gerakan Kolaka menanam dikawal oleh instansi terkait seperti, Dinas Kehutanan, Pertanian, Perkebunan, BP4K, dan Badan Ketahanan Pangan.

Dalam pelaksanaannya masyarakat diberikan penyuluhan dan bantuan bibit serta pupuk, yang diarahkan untuk mengolah dan memanfaatkan lahan-lahan tidur dan tidak produktif tersebut. Seperti lahan disekitar Rawa Tinondo, serta lahan-lahan lainnya disekitar lingkungan dan perumahan masyarakat. bantuan bibit yang diberikan berupa bibit sayur-sayuran, Tanaman obat keluarga, serta buah-buahan, disamping bibit tanaman yang merupakan bagian dari ketahan pangan nasional. (laporan rusman/ant)

 

Arsip Berita