Minggu, 27 Mei 2012
Bengkulu: Helikopter TNI AD Ditarik Dari Mentawai
Senin, 15 November 2010 05:07
AddThis Social Bookmark Button

Jakarta, 14/11 (SIGAP) - Sebuah Helikopter MI 17 milik TNI Angkatan Darat yang masih bertahan di kepulauan Mentawai, Minggu (15/11) pagi ditarik oleh Markas TNI AD dari Bandara Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, menuju Jakarta.

"Penarikan helikopter terakhir yang selama ini bertugas mengevakuasi korban tsunami Mentawai, menyusul satu helikopter MI 17 milik TNI Angkatan Darat yang sudah ditarik belum lama ini," kata Komandan Pasukan yang bertugas di Posko Kabupaten Mukomuko Letkol Inf Tri Haksono, Minggu.

Sebelum helikopter MI 17 milik TNI Angkatan Darat diterbangkan dari Bandara Mukomuko menuju Jakarta, helikopter selama beberapa jam mengisi bahan bakar Avtur di bandara tersebut.

"Penarikan helikopter terakhir milik TNI AD yang bertugas di Bandara Mukomuko dan Mentawai itu merupakan perintah dari Markas Besar TNI," ujarnya.

Disamping penarikan helikopter MI 17, sejumlah prajurit TNI AD yang membuka posko tanggap darurat secara bertahap mulai ditarik

"Prajurit TNI Angkatan Darat yang masih bertahan di posko tanggap Darurat daerah ini sebanyak 40 orang," katanya.

Dirinya mengatakan belum ada instruksi langsung dari Markas Besar TNI untuk menghentikan aktivitas posko tanggap darurat di daerah ini.

"Kemungkinan besar posko tanggap darurat di daerah ini diperpanjang selama 14 hari mulai dari sekarang, tetapi kepastiannya tetap menunggu instruksi dari pusat," katanya.

Sementara itu dapur umum yang selama ini diopersionalkan oleh Dinas Kesejahteraan Sosial daerah ini sekarang diambil alih oleh TNI Angkatan Darat.

"Sekarang kita mengambil alih dapur umum untuk konsumsi prajurit TNI Angkatan Darat yang masih bertugas di posko daerah ini," katanya.

Sementara itu dikabarkan, 4 menteri Kabinet Indonesia Bersatu dijadwalkan akan meninjau lokasi bencana Mentawai, Sumatera Barat, Selasa (16/11) berkaitan rencana relokasi korban tsunami di kabupaten itu.

Keempat menteri itu, Menko Kesra Agung Laksono, Menhub Freddy Numberi, Menpera Suharso Monoarfa dan Menteri PU Djoko Kirmanto, kata Kepala Biro Humas dan Protokol Pemprov Sumbar Surya Budhi di Padang, Minggu (14/11).

Kesempatan peninjauan ke Mentawai itu, juga akan hadir Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Syamsul Maarif.

Budhi menjelaskan, empat menteri dan kepala BNPB yang akan berkunjung ke Sumbar itu, sesuai jadwalnya sampai di Padang pada Senin sekitar pukul 18.00 WIB.

Dalam agenda kunjungan empat menteri itu, pada Senin (14/11) malam akan bertemu dengan bupati dan wali kota se-Sumbar di Auditorium gubernur. (laporan rusman/ant)

 

Arsip Berita