Minggu, 27 Mei 2012
Tim SAR Kembali Temukan 3 Jenazah Letusan Merapi
Sabtu, 13 November 2010 13:39
AddThis Social Bookmark Button

Jakarta, 13/11 (SIGAP) - Tim pencarian dan penyelamatan, Tentara Nasional Indonesia, polisi, dan relawan, Sabtu (13/11), menemukan 3 jenazah korban letusan Gunung Merapi pada Jumat (5/11) dini hari di Dusun Guling Gadingan, Desa Argomulyo, Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman.

Tim Pencarian dan Penyelamatan (SAR) Daerah Istimewa Yogyakarta membenarkan telah menemukan 3 jenazah yang ditemukan dalam kondisi mengenaskan sudah tidak utuh lagi karena tinggal tulang belulang sehingga sulit diidentifikasi.

Mayat ditemukan di kamar tidur sebuah rumah yang sudah roboh. Penemuan jenazah ini berdasarkan hasil laporan dari kalangan masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarganya sejak letusan Gunung Merapi pada Jumat (5/11) dini hari.

Tim menghentikan proses evakuasi karena posisi korban tertimbun material padat sedalam 1,5 meter sehingga menyulitkan petugas untuk mengevakuasi. Evakuasi terkendala material padat dan panas sehingga sulit digali jika hanya menggunakan sekop manual.

Dengan ditemukan ketiga jenazah itu, maka keluarga korban bisa tenang dan tabah karena sudah mengetahui nasib keluarganya. Selama ini, tim melakukan proses evakuasi berdasarkan laporan dari kalangan masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarganya.

Jumlah korban meninggal dunia akibat letusan Gunung Merapi pada Jumat (5/11) dini hari kemungkinan masih akan terus bertambah karena tim gabungan yang terdiri atas anggota pencarian dan penyelamatan (SAR), Tentara Nasional Indonesia (TNI), dan relawan masih terus melakukan proses evakuasi, terutama di dusun sekitar Kali Gendol.

Tim SAR DIY, TNI, dan relawan hingga kini masih menemukan jenazah di dusun-dusun sekitar Kali Gendol yang terletak tidak jauh dari puncak gunung yang terletak di perbatasan Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Sehari sebelumnya diberitakan, Korban meninggal dunia akibat letusan Gunung Merapi di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, yang dibawa ke Rumah Sakit Sardjito Yogyakarta pada Jumat (12/11) hingga pukul 18.00 WIB tercatat 161 orang.

Sebanyak 161 korban yang meninggal dunia itu terdiri atas 37 korban meninggal saat erupsi Gunung Merapi pada 26 Oktober 2010, sedangkan 124 korban meninggal pada erupsi pada 5 November 2010. (laporan rusman/ant)

 

Arsip Berita