Minggu, 27 Mei 2012
Tim Evakuasi Kembali Temukan Jenazah Korban Merapi
Senin, 08 November 2010 07:09
AddThis Social Bookmark Button

Jakarta, 8/11 (SIGAP) - Tim Evakuasi Gabungan dari anggota TNI, SAR dan Taruna Siaga Bencana, Senin (8/11) berhasil menemukan 5 jenazah korban letusan Gunung Merapi.

Koordinator Tim Evakuasi Kapten Wisnu Joko menjelaskan, dari 5 jenazah yang ditemukan, 4 jenazah diantaranya diduga anggota Taruna Siaga Bencana (Tagana) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).  “Kami temukan di barak Glagaharjo Cangkringan dan satu jenazah ditemukan di dusun Banjarsari, Glagaharjo, Cangkringan," katanya.

Dirinya mengatakan, 4 jenazah yang ditemukan di barak Glagaharjo saat ini sudah sulit dikenali, selain itu, 1 jenazah dalam kondisi hancur.

"Tadi yang menemukan dari tim SAR sekitar pukul 06.00 WIB, kondisi barak Glagaharjo sendiri saat ini luluh lantak tertimbun lahar," ucapnya mengungkapkan.

Sedang 1 jenazah yang dievakuasi dari dusun Banjarsari, Glgaharjo ditemukan tim dari Kopassus.

"Sebenarnya kami melihat empat mayat di dusun Banjarsari, tetapi karena secara mendadak turun awan panas maka hanya jenazah yang berhasil dievakuasi, sehingga masih ada tiga jenazah yang belum dievakuasi," paparnya.

Wisnu mengatakan, 5 jenazah korban letusan Gunung Merapi tersebut, saat ini sudah dibawa ke RS Dr Sardjito untuk dilakukan identifikasi.

"Evakuasi kami hentikan sementara hingga keadaan lebih aman, karena awan panas masih terus keluar. Selain itu, kondisi di Glagaharjo sendiri masih sangat panas dan suara gemuruh dari dalam Merapi terus terdengar," ujarnya menambahkan.

Sementara dari Klaten, Tim pencarian dan penyelematan, Senin (8/11), menemukan 2 korban meninggal akibat terkena awan panas letusan Gunung Merapi atas nama Sukarni (70) dan Ratno Wiyono alias Walidi (80) di Balerante, Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

Sukarni warga dukuh Srunen RT 03 Kelurahan Balerante, Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten, diketemukan dalam posisi tertelungkup di tengah jalan, kata Alex Herman salah seorang anggota RAPI Klaten.

"Jenazah Sukarni yang telah rusak dan berbau telah dievakuasi dan sekarang berada di kamar jenazah RSUP DR Soeradji Tirtonegoro Klaten," katanya.

Sedangkan jenazah Ratno Wiyono alias Walidi ditemukan di Kelurahan Balerante sekarang juga sudah berada di kamar jenazah rumah sakit tersebut. (laporan ari prahasta/ant)

 

Arsip Berita