Minggu, 27 Mei 2012
Mabes Polri Pasang 4 CCTV Untuk Amankan Perbatasan
Senin, 08 November 2010 06:54
AddThis Social Bookmark Button

Jakarta, 8/11 (SIGAP) - Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia telah memasang 4 kamera pemantau (CCTV) di 4 titik di kawasan perbatasan antara Malaysia dan Indonesia. Hal ini dilakukan guna memantau aktifitas di kawasan Pos Pemeriksaan Lintas Batas (PPLB ) Entikong.

"Upaya tersebut dilakukan untuk meminimalisir tindak kriminal di area PPLB dan mengantisipasi penyeludupan," kata Kapolsek Entikong Ajun Komisaris Polisi Dewa Arinata di Entikong, Senin (8/11).

Menurut Dewa, dengan adanya kamera pemantau itu akan memudahkan polisi dalam mengawasi berbagai aktifitas yang terjadi di lapangan.

Dirinya mengungkapkan, saat ini telah dilakukan penandatanganan MoU (Memorandum of Understanding) antara Polri, Imigrasi dan Bea Cukai untuk bersama-sama mengawasi pos lintas perbatasan.

"Tujuannya kurang lebih sama, yakni dalam hal peningkatan dan memperketat pengawasan guna mencegah masuk dan keluarnya barang-barang terlarang, seperti narkoba lewat pintu masuk di perbatasan," ujar Dewa.

Di tegaskan Dewa, dalam mengamankan aksi kriminalitas di pintu perbatasan seperti trafficking (perdagangan manusia), penyelundupan barang dan orang, dan penyebaran narkoba, tiga instansi yaitu polisi, imigrasi dan bea cukai menggalang kerja sama.

"Kerja sama ini dilakukan untuk mengantisipasi kriminalitas yang rentan terjadi di pintu perbatasan Kecamatan Entikong dengan Sarawak (Malaysia Timur)," ungkap Dewa.

Di samping itu, Dewa juga berharap peran aktif masyarakat dalam memberikan informasi, jika mengetahui aksi dan tindakan yang mencurigakan dan berbau kriminal untuk diadukan kepada pihak berwajib.

"Kita juga membutuhkan informasi dari masyarakat berkaitan dengan pengetahuan mereka terhadap tindakan yang mencurigakan, terutama tindakan kriminal yang terjadi di lingkunganya dan di kawasan perbatasan," pungkasnya.

Berdasarkan catatan SIGAP, Entikong adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, Indonesia.
Entikong memiliki jalur perbatasan darat dengan negara Malaysia khususnya serawak sehingga jalur darat sering disebut jalur sutera karena bisa dilewati langsung oleh bus baik dari Indonesia maupun dari Malaysia tanpa harus menyebari sungai maupun laut. Banyak TKI yang berasal dari Indoensia menggunakan jalur perbatasan entikong. (laporan rusman/ant)


 

Arsip Berita