Minggu, 27 Mei 2012
Pemkab Bintan Bantu Korban Bencana Merapi dan Mentawai
Senin, 08 November 2010 05:52
AddThis Social Bookmark Button

Jakarta, 8/11 (SIGAP) - Bupati Bintan Ansar Ahmad di Tanjungpinang, Senin (8/11) mengatakan, pemerintah Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau akan mengalokasikan dana tanggap darurat sebesar Rp150 juta untuk membantu korban bencana tsunami di Mentawai dan Gunung Merapi di Yogyakarta.

"Anggaran tanggap darurat di Bintan masih banyak dan jika disetujui akan kami anggarkan sebesar Rp150 juta untuk membantu korban tsunami di Mentawai dan Gunung Merapi di Yogyakarta," katanya.

Ansar mengatakan, saat ini pihaknya sedang membicarakan apakah dana tanggap darurat untuk Kabupaten Bintan tersebut bisa diperbantukan untuk korban bencana diluar daerah.

"Saya berharap diperbolehkan agar bisa membantu saudara-saudara kita yang sedang ditimpa bencana," katanya.

Menurutnya, dana tersebut akan dibagi dua, yakni Rp75 juta untuk korban tsunami di Mentawai dan Rp75 juta untuk korban letusan gunung Merapi.

Dirinya mengatakan, dari Rp2 miliar dana tanggap darurat Kabupaten Bintan 2010, baru Rp25 juta yang digunakan untuk membantu korban puting beliung yang terjadi di Bintan beberapa waktu lalu.

"Disisihkan sekitar Rp150 juta untuk membantu korban bencana diluar Bintan," katanya.

Menurutnya, Pemkab Bintan akan berkoordinasi dengan Provinsi Kepulauan Riau untuk penyaluran dana bantuan bencana tersebut.

Selain itu, menurut Ansar saat ini warga ataupun organisasi masyarakat di Kabupaten Bintan terus melakukan pengumpulan dana bantuan bagi korban bencana di Mentawai dan Yogyakrta.

"Kami berharap bantuan sukarela dari warga Bintan juga dapat membantu meringankan beban saudara kita yang sedang ditimpa musibah," katanya.

Sementara itu, Dewan Anak Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), menggalang dana untuk korban letusan Gunung Merapi dengan cara mendatangi sejumlah instansi pemerintah.

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Nyayu Ernawati, Senin (8/11) mengatakan, sepuluh orang anggota Dewan Anak Kota Mataram dipimpin Nitia Agustina melakukan aksinya di sejumlah instansi di lingkup Pemkot Mataram.

Anak-anak dengan membawa kardus bertuliskan "bantuan untuk korban letsuan Gunung Merapi" masuk ke semua ruangan termasuk ruangan Wakil Wali Kota Mataram H. Mohan Roliskana.

Setelah menggalang dana di kantor wali kota dilanjutkan ke DPRD Kota Mataram dan Bappeda sehingga dalam jangka waktu satu jam berhasil dikumpulkan uang sebesar Rp1,6 juta.

Selain itu, mereka juga menggalang dana di berbagai titik terutama di perempatan jalan di seputar Kota Mataram, misalnya di Jalan Langko, Udayana, Airlangga dan Majapahit. Mereka menyodorkan kardus kepada setiap pengendara dan pejalan kaki. (laporan rusman/ant)

 

Arsip Berita