Minggu, 27 Mei 2012
PVMBG: Erupsi Merapi 2010 Terburuk Sejak 1870
Kamis, 04 November 2010 13:58
AddThis Social Bookmark Button

Jakarta, 4/11 (SIGAP) - Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Surono menyatakan erupsi Merapi 2010 merupakan bencana terburuk Merapi sejak 1870 atau dalam kurun waktu 100 tahun.

"Erupsi Merapi tahun ini dapat dikatakan terburuk sejak 1870 karena saat ini sebanyak 32 desa dengan jumlah penduduk lebih dari 70.000 jiwa direkomendasikan harus mengungsi karena berada dalam zona berbahaya," kata Surono didampingi Kepala Badan Geologi Sukhyar di Yogyakarta, Kamis.

Menurutnya, sebanyak 32 desa yang direkomendasikan mengungsikan warganya terdiri atas 17 Desa di Kabupaten Magelang, Klaten 4 desa, Boyolali 3 desa dan di Kabupaten Sleman ada 8 desa.

"Saat ini Gunung Merapi dalam kondisi krisis, selain ditandai dengan letusan ekplosif jarak luncur awan panas terjauh mencapi 11,5 Kilometer (Km) di kali Bebeng dan di tempat lain jarak luncur awan panas mencapi 11 Km di Kali Putih, 10 Km di Kali Boyong dan 9,5 Km di Kali Gendol," katanya.

Dirinya mengatakan, awan panas yang keluar dari puncak Merapi saat ini juga sudah mencapai ketinggian lebih dari 10 Km.

"Ini kejadian yang mungkin baru kami alami sejak dari catatan sejarah 1870-an," katanya.

Sementara itu, berdasarkan pantauan SIGAP, kota Magelang, Jawa Tengah, dilanda abu vulkanik yang keluar dari Gunung Merapi di perbatasan Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Terlihat genangan abu vulkanik di jalan-jalan dan halaman rumah penduduk dengan ketebalan 1 hingga 2 centimeter.

Sampai kini hujan abu disertai pasir masih tetap mengguyur kota tersebut meskipun tidak sederas pada pagi hingga siang harinya, demikian juga dengan pasir yang jatuh juga tidak sederas sebelumnya.

Akibat kondisi seperti itu, pusat pertokoan di Kota Magelang sejak pertigaan bekas Pasar Besar (Rejowinangun) hingga alun-alun banyak yang tutup.

Di samping itu, aliran listrik di beberapa wilayah di kota tersebut juga padam sehingga pengendara kendaraan sepeda motor dan mobil harus berjalan pelan-pelan apalagi kondisi jalan yang licin akibat hujan abu Gunung Merapi itu. (laporan husen al panji/ant)

 

Arsip Berita