Minggu, 27 Mei 2012
Sumsel: Pemkab Segera Bentuk Posko Penggalangan Bantuan Bencana
Kamis, 04 November 2010 04:44
AddThis Social Bookmark Button

Jakarta, 4/11 (SIGAP) - Kepala Dinas Sosial Musi Rawas, Maimunah, Rabu (3/11) mengatakan,  pemerintah Kabupaten Musi Rawas, Sumatra Selatan akan membentuk posko penggalangan bantuan untuk korban bencana alam di Mentawai dan Yogyakarta.

Lebih lanjut Maimunah mengatakan, posko ini akan dibentuk Senin 8 November termasuk pembentukan tim tekhnis yang akan menghimpun dana dan bantuan guna meringankan penderitaan korban bencana tsunami di Mentawai dan letusan gunung Merapi di Yogyakarta.

Pembentukan tim dan posko bantuan ini katanya, sudah akan dikoordinasikan dengan dinas terkait lainnya sehingga nantinya masing-masing dinas lainnya dapat menggerakkan jajaran untuk mengumpulkan bantuan.

Berdasarkan pengalaman pada pengumpulan bantuan untuk korban bencana alam gempa bumi di Sumatra Barat tahun lalu, agar bantuan yang diberikan mudah diangkut dan memang dibutuhkan korban bencana.

Untuk itu bantuan yang akan diberikan diutamakan berupa uang tunai atau bahan pakaian, obat-obatan tenda dan selimut.

Sementara itu bupati Musi Rawas Ridwan Mukti, pada penutupan Kejuaraan nasional aeromdeling yang dilaksanakan di daerah itu, bertempat di Alun Alun agropolitan center, Kecamatan Muara Beliti menyampaikan ucapan duka yang mendalam untuk warga yang tertimpa bencana baik di Mentawai maupun di Yogyakarta.

Guna meringankan penderitaan warga yang terkena bencana pemerintah kabupaten setempat, akan segera membentuk posko penggalangan bantuan bencana yang akan dihimpun dari kalangan PNS dan warga daerah itu, dengan harapan nantinya dapat meringankan beban penderitaan masyarakat yang terkena bencana.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Banda Aceh menggalang dana untuk membantu korban bencana gempa dan tsunami di Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, dan letusan Gunung Merapi di Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah.

Wakil Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa`aduddin Djamal di Banda Aceh, Rabu (3/11) mengatakan, penggalangan dana dilakukan di seluruh satuan kerja perangkat daerah (SKPD) dan sekolih di ibu kota Provinsi Aceh itu. (laporan rusman/ant)

 

Arsip Berita