Minggu, 27 Mei 2012
BMKG: Waspadai Badai dan Angin Kencang di Bengkulu
Rabu, 03 November 2010 03:03
AddThis Social Bookmark Button

Jakarta, 3/11 (SIGAP) - Kepala Seksi Observasi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Bengkulu Sudianto, Rabu (3/10) mengatakan memperingatkan kepada warga Bengkulu, agar mewaspadai badai dan angin kencang mencapai 40 knot melanda daerah ini.

Lebih lanjut Sudianto menjelaskan, peringatan itu ditujukan khusus kepada warga di sepanjang kawasan pantai karena ancaman angin kencang tersebut akan berlangsung pada beberapa hari ke depan.

Sejak beberapa hari lalu angin kencang melanda Bengkulu rata-rata siang sampai malam hari, dengan menumbangkan puluhan pohon serta pondok warga, namun tidak ada korban jiwa.

Angin kencang itu, katanya, dipicu terjadi tekanan rendah di wilayah barat Bengkulu atau sekitar Pulau Enggano, sehingga menghasilakn angin kencang dan gelombang tinggi mencapai lima meter.

Sudianto menghimbau kepada nelayan untuk tidak melaut selama cuaca ekstrim sekarang ini, sedangkan penggunakan jalan raya juga dihimbau waspada karena ancaman pohon tumbang.

Badai Anggrek tersebut, katanya, bisa saja mengangkat kendaraan roda empat dan sepeda motor saat melintas dijalan raya, dengan demikian agar diwaspadai, ujarnya.

Sementara analisis BMKG pada stasiun Klimatologi kl II Pulau Baai Bengkulu Mon Elfiansyah menjelaskan, gelombang laut di perairan Enggano dan Bengkulu 12 jam ke depan tingginya berpeluang antara tiga sampai lima meter.

Cuaca di wilayah samudera Hindia Barat daya Bengkulu diperkirakan hujan, hembusan angin berpeluang dari arah Barat sampai Utara dengan kecepatan antara 20-30 knot dan tinggi gelombangnya antara dua sampai lima meter.

Bila dilihat dari citra satelit, katanya, adanya badai tropis Anggrek pada posisi di Samudera Barat Enggano dan daerah tekanan rendah hingga posisi Natuna bagian Utara.

Cuaca di wilayah Bengkulu ke depan diperkirakan hujan dengan intensitas sedang, angin umumnya bertiup dari arah Timur laut hingga Barat dengan kecepatan antara 03-40 knot.

Suhu udara di daerah ini berkisar antara 22 sampai 30 derajat celsius dan kelembabannya antara 69% sampai 98%, jelasnya.

Sebelumnya, berdasarkan pantauan SIGAP, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Serang, Selasa (2/11)mengimbau nelayan dan pelaku pelayaran untuk mewaspadai cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi tiga hari ke depan di pesisir Banten bagian selatan.

BMKG mengatakan potensi cuaca buruk di pesisir pantai Banten bagian selatan karena adanya tekanan rendah di laut lepas atau perairan Samudera Hindia.

Selama terjadi tekanan rendah tentu akan memicu pertumbuhan awan di wilayah pesisir pantai Banten bagian selatan.

Dan prakiraan tiga hari ke depan gelombang laut Banten bagian selatan cukup tinggi disertai kecepatan angin dan hujan deras.

Tiupan angin bergerak dari arah barat daya dengan kecepatan 15 knot atau 30 kilometer per jam.

Karena itu, pihaknya mengingatkan kepada nelayan dan pelayaran agar waspada jika melaut, sebab sangat membahayakan keselamatan jiwanya.

Sementara tinggi gelombang perairan Banten bagian utara berkisar 0,6-2,0 meter dengan kecepatan angin enam hingga 15 knot.  (laporan rusman/ant)

 

Arsip Berita