Minggu, 27 Mei 2012
Masih Ada Gizi Buruk di Jambi
Senin, 17 Mei 2010 08:00
AddThis Social Bookmark Button

Jakarta, 17/5 (Sigap) - Kasus gizi buruk kembali mencuat di Jambi, komisi IV DPRD Provinsi Jambi menggelar dengar pendapat dengan dinas kesehatan (Dinkes),pada hari Jumat (14/5) kemarin.  Komisi IV DPRD Provinsi Jambi yang diketuai oleh Aswan jauhari, berharap agar kasus gizi buruk seperti ini tidak terulang kembali. Dalam kesempatan ini, sekretaris komisi IV Provinsi Jambi,  Iskandar, berharap Dinas kesehatan Jambi yang dinilai memiliki kewenangan penuh dalam menangani dan memantau penderita gizi buruk secara optimal.

Sehubungan dengan hal tersebut, kepala dinas kesehatan provinsi Jambi, akan menerapkan dua langkah strategis yakni pencegahan dan penindakan. Pada langkah pencegahan dinkes akan turun survei ke masyarakat dalam bentuk pemantauan lapangan secara langsung.Untuk hal demikian dikemukakan oleh kepala dinkes, bahwa anggaran yang dimiliki sangatlah kecil, yakni 1 Miliar rupiah. Sementara  anggaran yang dibutuhkan minimal mencapai Rp 4 miliar. Mengingat kasus tersebut, kepala dinkes Jambi memohon kiranya agar jumlah anggaran ditingkatkan.

Ketua DPRD provinsi Jambi (14/5), Effendi Hatta ketika dikonfirmasi melalui telpon menjelaskan, "hingga saat ini memang Jambi kekurangan anggaran dan APBD Jambi saat ini pun sangat terbatas." Karenanya, ketua DPRD Jambi berharap agar pemerintah pusat memberikan perhatian terkait peningkatan anggaran dinas kesehatan, sehingga problem gizi buruk dan peningkatan akan status rumah sakit di Jambi untuk kedepannya dapat teratasi. (laporan Basroni Kiran, tim Sigap)

 

Arsip Berita