Minggu, 27 Mei 2012
BPBD: Korban Tewas Di Mentawai 286 Orang
Kamis, 28 Oktober 2010 04:08
AddThis Social Bookmark Button

Jakarta, 28/10 (SIGAP) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mentawai, Sumatera Barat, mencatat korban tewas akibat gempa bumi dan tsunami yang ditemukan hingga hari Kamis pagi sudah berjumlah 286 orang.

Demikian dikatakan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kepulauan Mentawai, Joskamtir yang dihubungi dari Padang, Kamis (28/10). Lebih lanjut dirinya menambahkan, selain korban tewas yang telah ditemukan sebanyak 286 orang, diinformasikan juga warga yang hilang berjumlah 252 jiwa.

Joskamtir mengatakan korban yang tewas berjumlah 311 orang tidaklah benar,dan BPBD tidak tahu dari nama sumber berita.

"Kami masih melakukan pencarian terhadap korban tewas serta warga hilang akibat gempa dan tsunami di Kabupaten Mentawai,"katanya.

Bangunan sekolah yang rusak sebanyak 15 unit, rumah ibadah berupa gereja sebanyak 10 unit, sedangkan rumah warga rusak 225 unit.

Fasilitas umum mengalami kerusakan yakni 10 buah jembatan rusak, jalan sepanjang 8 Km tidak bisa dilalui.

Dirinya menambahkan, korban yang luka parah dan ringan berjumlah 200 orang, akibat gempa dan tsunami di Kabupaten Mentawai.

Mereka yang mengalami luka tersebut mendapatkan perawatan di Puskesmas Kecamatan Sikakap.

"Saat ini stok obat-obatan di Puskesmas mulai menipis, korban luka terus bertambah,"kata Joskamtir.

Dirinya mengatakan, dari pulau-pulau yang ada di Kabupaten Mentawai, 2 pulau yang mengalami rusak parah akibat gempa dan Tsunami.

"Pulau yang mengalami rusak parah akibat gempa yakni Pulau Pagai Selatan dan Pagai Utara, puluhan rumah rusak parah,"katanya.

Menurutnya, dari 2 pulau tersebut 1 desa yang terparah karena dampak gempa dan tsunami yakni Desa Muntei Baru, Pagai Selatan, Mentawai.

"Jumlah korban dinyatakan hilang di Munte Baru tercatat 73 orang, yang 67 di antaranya sudah ditemukan dalam keadaan meninggal,"katanya.

Dirinya menambahkan, kondisi 2 pulau yang porak-poranda akibat gempa dan tsunami terkendala akses jalan dan komunikasi.

"Kami belum banyak mendapatkan laporan dalam penanganan korban akibat gempa dan tsunami," katanya.

Gempa berkekuatan 7,2 scala richter SR mengguncang Sumatera Barat Senin, (25/10) pukul 21.42 WIB. Pusat gempa berada di 3.61 LS - 99.93 BT berkedalaman 10 kilometer.

Gempa berlokasi di 78 kilometer Barat Daya Pagai Selatan, Mentawai, Sumatera barat. Gempa cukup kuat dirasakan di sejumlah daerah di Kota Padang. (Laporan rusman/ant)

 

Arsip Berita