Minggu, 27 Mei 2012
BKBPM: Distribusi Raskin di Kota Malang Aman
Rabu, 27 Oktober 2010 03:46
AddThis Social Bookmark Button

Jakarta, 27/10 (SIGAP) - Kepala Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Masyarakat (BKBPM) Dr Djarot Edy Sulistyono, Rabu mengatakan, pendistribusian raskin bagi rumah tangga sasaran (RTS) di Kota Malang, Jawa Timur, masih aman, bahkan untuk jatah November sudah mulai dibagikan. tidak menemui kendala.

Lebih lanjut dirinya mengatakan, setiap RTS tetap mendapatkan jatahnya sesuai ketentuan sebanyak 15 kg dengan harga Rp1.600,00 per kg. Selama ini raskin selalu terjual habis, tak satu pun yang kembali karena alasan calon penerima sudah merasa mampu.

Menurutnya, warga Kota Malang yang berhak mendapatkan jatah raskin sebanyak 26.732 RTS yang tersebar di 5 kecamatan, yakni Kedungkandang, Lowokwaru, Klojen, Blimbing, dan Sukun.

Untuk warga miskin (gakin) di Kecamatan Kedungkandang yang mendapatkan raskin sebanyak 6.183 RTS, Lowokwaru sebanyak 4.646 RTS, Klojen 3.536 RTS, Blimbing 5.072 RTS, dan Sukun sebanyak 7.295 RTS.

Terkait soal kualitas Raskin, salah seorang petugas lapangan keluarga berencana (PLKB) Kelurahan Merjosari, Sri Utami mengatakan, selama ini kualitas berasnya cukup bagus dan layak konsumsi, meski tidak sebagus beras kualitas nomor satu. Beras yang dibagikan bagi raskin ini kualitasnya medium (menengah).

Sementara itu, pengadaan beras di Bulog Sub Divre V Malang tahun 2010 ditarget sebanyak 18 ribu ton, namun hingga September baru terealisasi 16 ribu ton.

Meski pengadaan beras belum mencapai target, namun stok beras hingga awal tahun 2011 tetap aman. Untuk mencapai stok aman minimal harus mencapai 47.500 ton dan saat ini sudah terealisasi sebanyak 39 ton.

"Masyarakat tidak perlu khawatir, baik untuk kebutuhan masyarakat umum maupun raskin, masih tetap aman hingga awal tahun depan (2011)," kata Kepala Bulog Sub Divre V Malang Awaludin Iqbal, belum lama ini.

Sementara itu, Satuan Polisi Pamong Praja Pemkab Bungo, Jambi  menyita sebanyak 0,5 ton beras untuk warga miskin yang dijual bebas di Pasar Bawah Muarabungo.

Kepala Kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Bungo Djusri Ramli saat dikonfirmasi, Rabu (27/10), membenarkan telah menyita beras yang diduga untuk warga miskin (raskin) sekitar 0,5 ton yang dijual bebas di pasaran. (laporan rusman/ant)


 

Arsip Berita