Minggu, 27 Mei 2012
Jalur Ponorogo-Pacitan Berangsur Normal Kembali
Senin, 17 Mei 2010 02:38
AddThis Social Bookmark Button

Pacitan, 17/5 (ANTARA) - Jalur Pacitan-Ponorogo, Jawa Timur, yang sempat terputus karena tertimbun longsor tanah dan batu di Dusun Gupit, Desa Kedungbendo, Kecamatan Arjosari, berangsur mulai normal kembali.

Kapolres Pacitan AKBP Wahyono mengatakan, sebagian kendaraan jenis roda dua dan empat kelas niaga kecil sudah diizinkan melintas di jalur tersebut, terhitung mulai pukul 07.00 WIB, Senin pagi. 

"Untuk kendaraan besar lainnya, termasuk angkutan umum, sementara masih dialihkan melalui Kecamatan Purwantoro-Wonogiri, Jawa Tengah," kata Kapolres saat dikonfirmasi ANTARA via telepon seluler. 

Saat ini, proses evakuasi material longsor masih terus diupayakan oleh pemerintah. Sejumlah peralatan berat bantuan dari Balai Pemeliharaan Jalan (BPJ) Jatim di Pacitan dikerahkan untuk menyingkirkan bongkahan batu besar yang menimpa badan jalan. 

Meski dinyatakan mulai normal, kamacetan masih terjadi terutama di ruas jalan raya Pacitan-Ponorogo di Dusun Gupit, Desa Kedungbendo, Kecamatan Arjosari, Kabupaten Pacitan. 

Hal itu terjadi, lantaran badan jalan yang bisa dilintasi masih terlalu sempit. Kendaraan dari Pacitan menuju Ponorogo ataupun sebaliknya harus bergantian untuk menghindari kecelakaan di titik longsor yang dihimpit tebing dan jurang di bibir Sungai Grindulu tersebut. 

"Semoga sore ini seluruh material longsor bisa disingkirkan, sehingga arus lalu-lintas jurusan Pacitan-Ponorogo sepenuhnya normal kembali," ucapnya berharap. 

Sejak Minggu sore (16/5), sekitar pukul 14.00 WIB, longsor yang terjadi di ruas jalan raya di Dusun Gupit, Desa Kedungbendo, Kecamatan Arjosari sempat membuat jalur Pacitan-Ponorogo, lumpuh. 

Arus lalu-lintas dari manapun menuju Ponorogo praktis macet total, akibat guguran batu besar seukuran truk tronton yang menimpa badan jalan. 

Satu unit peralatan berat jenis "wheel loader" sempat dikerahkan ke lokasi longsoran. Warga juga bahu-membahu berupaya menyingkirkan material batu besar yang menimpa badan jalan.

Tetapi kedua upaya itu sia-sia, sampai akhirnya BPJ Jatim di Pacitan mengirim peralatan berat tambahan untuk mengevakuasi sebagian demi sebagian material longsor tersebut. (T.C004/B/R010/R010) 17-05-2010 09:22:15 NNNN

 

Arsip Berita