Minggu, 27 Mei 2012
Karimun: Nelayan Diimbau Waspada Terkait Kabut Asap
Jumat, 22 Oktober 2010 02:24
AddThis Social Bookmark Button

Jakarta, 22/10 (SIGAP) - Ketua Paguyuban Nelayan Tradisional Kabupaten Karimun, Acai Lim mengatakan, masyarakat nelayan Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau diimbau waspada terkait kabut asap yang menyelimuti udara di perairan tersebut dalam beberapa hari terakhir.

"Kami mengharapkan masyarakat waspada karena asap menyelimuti perairan. Sejauh ini sebagian besar nelayan Karimun sudah memiliki lampu navigasi yang baik, namun mereka harus tetap waspada" katanya di Tanjung Balai Karimun, Kamis (21/10).

Acai Lim mengakui kondisi kabut asap memang masih belum begitu mempengaruhi jarak pandang nelayan saat berada di luat untuk mencari ikan.

"Demi keselamatan mereka ketika berlayar kami tetap mengimbau, agar nakhoda waspada ketika jarak pandang terganggu sehingga tidak terjadi tabrakan dengan kapal lain," katanya.

Berdasarkan pengamatan kabut asap kiriman dari sejumlah wilayah daratan Pulau Sumatra yang menyelimuti daerah ini sepanjang hari, semakin tebal dengan jarak pandang diperkirakan masih berkisar radius 1,5 kilometer.

Meski kabut asap yang menyelimuti daratan maupun perairan Karimun semakin tebal, namun masih belum berdampak pada terganggunya aktivitas masyarakat nelayan daerah ini.

Berdasarkan Peraturan Pencegahan Tubrukan di Laut (P2TL) 1972,  kondisi perairan yang berkabut harus diwaspadai nakhoda terhadap kemungkinan bertabrakan dengan kapal lain.

Kewaspadaan itu dilakukan dengan cara menggunakan semboyan kenavigasian, seperti bunyi gong, gaung atau terompet sehingga keberadaan kapal dapat diketahui dengan cepat oleh kapal lain.

Selain itu sarana navigasi seperti radar dan GPS (global positioning system) harus dioptimalkan untuk memantau lalu lintas kapal. (laporan rusman/ant)



 

Arsip Berita