Minggu, 27 Mei 2012
Rembang: Pemkab Perbaiki Tiga Jembatan Dengan Dana Pasca Bencana
Rabu, 20 Oktober 2010 08:45
AddThis Social Bookmark Button

Jakarta, 20/10 (SIGAP) - Pemerintah Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, segera memperbaiki tiga jembatan dan dua ruas jalan yang rusak dengan anggaran tak tersangka pascabencana, kata Bupati Rembang Mochamad Salim.

"Kami sudah memerintahkan Dinas Pekerjaan Umum dan Kantor Kesatuan Bangsa, Politik dan Perlindungan Masyarakat untuk melakukan koordinasi agar perbaikan bisa dilakukan secepatnya," kata Bupati usai memimpin Rakor Camat Se-Rembang di Rembang, Rabu.

Bupati menyebutkan tiga jembatan yang mendesak diperbaiki adalah Jembatan Megulung, Jinanten, dan Jembatan Kebonagung.

Dua ruas jalan yang butuh perbaikan segera adalah ruas jalan Nglojo-Sedan dan Sulang-Sumber.

"Kami juga menyegerakan perbaikan drainase di Desa Karangsekar yang berpotensi menyebabkan banjir di desa tersebut," katanya.

Menurut Bupati, perbaikan infrastruktur menjadi prioritas pembangunan di kabupaten itu.

"Kami juga mengimbau para camat untuk selalu siap siaga dan senantiasa berkoordinasi dengan warganya agar setiap kejadian bencana bisa secara cepat ditangani," katanya.

Kepala DPU Rembang Mujoko didampingi Kepala Bidang Jalan dan Jembatan DPU Rahardjo mengatakan selalu menyediakan pelayanan infrastruktur secara baik kepada masyarakat.

"Untuk jembatan di Desa Megulung dan Jinanten sudah ditangani, sedangkan untuk yang lainnya kami akan melakukan survei lapangan lebih dulu," katanya.

Dirinya menjelaskan, anggaran perbaikan sebagaimana hasil koordinasi dengan Bupati akan menggunakan dana tak tersangka pascabencana.

Namun, dia enggan menyebutkan pasti besarnya anggaran, yang pasti semua pekerjaan tersebut akan dilakukan mulai akhir 2010 sampai awal 2011.

Dalam catatan SIGAP, banjir minggu lalu, Desa Kuangsan mengalami dampak yang paling besar. Desa Kuangsan menurut pantauan sering diterjang banjir bandang akibat luapan Sungai Tarung yang persis berada di selatan desanya.

Sungai Tarung merupakan pertemuan antara Embung Sudo, kecamatan Sulang dan Embung Grawan kecamatan Sumber. Kalau debit air di dua sungai itu meningkat, desa bersangkutan bisa dipastikan terkena kiriman banjir bandang. (laporan wa prasetya/ant)

 

Arsip Berita