Minggu, 27 Mei 2012
Yogyakarta: Trotoar Malioboro Diperbaiki Untuk Kenyamanan
Rabu, 20 Oktober 2010 08:15
AddThis Social Bookmark Button

Jakarta, 20/10 (SIGAP) - Trotoar di sisi timur Jalan Malioboro diperbaiki karena sudah mulai mengalami kerusakan sehingga mengganggu kenyamanan masyarakat yang memanfaatkan trotoar tersebut.

"Perbaikan trotoar dilakukan mulai dari depan Malioboro Mall hingga simpang empat batik terang bulan. Panjangnya sekitar 600 meter," kata Kepala Dinas Permukiman dan Prasarana Wilayah (Kimpraswil) Kota Yogyakarta Eko Suryo Maharsono di Yogyakarta, Rabu.

Menurut dia, perbaikan di trotoar Jalan Malioboro tersebut merupakan proyek kedua setelah perbaikan pada 2009 yang dilakukan dari depan Hotel Inna Garuda hingga ke depan Gedung DPRD DIY.

Eko mengatakan, trotoar lama yang terbuat dari konblok tersebut akan diganti dengan lempengan batu alam sehingga masyarakat yang memanfaatkan trotoar pun akan lebih nyaman.

Dana yang dibutuhkan untuk melakukan perbaikan trotoar sepanjang 600 meter dengan lebar sekitar empat meter tersebut adalah Rp360 juta dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Kota Yogyakarta 2010.

"Sekarang sudah mulai dikerjakan, dan diharapkan pekerjaan ini akan selesai paling lambat pada akhir November," lanjutnya.

Pekerjaan perbaikan trotoar di sisi timur Jalan Malioboro tersebut, kata Eko, akan diteruskan hingga ke Titik Nol Kilometer secara bertahap menyesuaikan anggaran.

"Untuk sementara, trotoar yang diperbaiki adalah di sisi timur jalan karena kondisinya memang sudah rusak, sedang trotoar di sisi barat jalan belum ada rencana untuk diperbaiki karena masih dalam kondisi cukup baik," katanya.

Sebelumnya, Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengelolaan Malioboro Purwanto mengatakan, perbaikan trotoar tersebut akan lebih memudahkan dalam pembersihannya.

"Bahan trotoar dari batu alam atau batu candi tersebut lebih mudah dibersihkan," katanya.

UPT Malioboro memiliki program penyemprotan Malioboro setiap hari dengan air bersih untuk menghilangkan bau tidak sedap di kawasan tersebut yang kerap dikeluhkan masyarakat atau wisatawan.

Dalam catatan SIGAP, Penataan trotoar Malioboro akan optimal jika penataan jalur pejalan kaki jika dapat mengakomodasi pembuatan jalur khusus bagi pengunjung yang akan berbelanja,pengunduran PKL, pembuatan ram bagi penyandang cacat, penataan pengadaan tempat duduk, tempat sampah,toilet,penambahan kanopi, penataan sirkulasi dan parkir serta ruang terbuka. (laporan wa prasetya/ant)

 

Arsip Berita