Minggu, 27 Mei 2012
Kalteng: Komoditi Karet Murung Raya Mulai Dilirik Investor
Rabu, 20 Oktober 2010 06:55
AddThis Social Bookmark Button

Jakarta, 20/10 (SIGAP) - Komoditi karet alam di Kabupaten Murung Raya Kalimantan Tengah (Kalteng), kini mulai dilirik investor untuk mengembangkannya dengan skala besar.

Kepala Bagian Humas Pemerintah Kabupaten Murung Raya, Bemo Santoso di Puruk Cahu, Rabu menyebutkan investor yang masuk itu adalah PT Inhutani III Puruk Cahu dengan sistem Perkebunan Inti Rakyat (PIR) dan plasma, disamping investasi pengolahan hasilnya.

Perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tersebut akan mengembangkan tanaman karet seluas 3.000 Hektare di wilayah Desa Tumbang Bumbang, Kecamatan Murung, Desa Tumbang Bahan dan Muara Laung Kecamatan Laung Tuhup.

Diliriknya Murung Raya sebagai lahan karet mengingat wilayah itu masih potensial bagi komoditi tersebut, apalagi berkebun karet bagi penduduk setempat sudah dilakukan sejak lama.

Karet Murung Raya Kalteng ini bukan saja menjadi penyuplai pabrik karet untuk ekspor di wilayah Kalteng sendiri, tetapi tak sedikit yang dibawa pedagang pengumpul ke pabrik karet yang ada di Banjarmasin.

Karet Murung Raya kebanyakan masih berupa karet asalan, seperti slab, lum, atau jenis lebaran kering yang Oleh pabrikan karet di Banjarmasin diolah lagi menjadi karet kualitas ekspor seperti karet SIR 20 atau karet RSS.

Luas perkebunan karet Murung Raya data 2007 lalu tercatat 14,5 ribu hektare produksi 35,8 ribu ton dan lokasi kebun tersebar hampir di seluruh kecamatan wilayah itu.

Belakangan ini Pemkab setempat sudah pula menyebar sejuta bibit karet untuk memanfaatkan lahan yang ada agar wilayah itu hijau oleh pohon karet.

Potensi lahan yang bisa diusahakan sebagai lahan perkebunan di Kabupaten Murung Raya tercatat 1,2 juta hektare, atau seluas 50,75% dari luas wilayah kabupaten tersebut.

Berdasarkan pantauan SIGAP, Pemerintah Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah, terus berupaya mengembangkan perkebunan karet rakyat dengan cara mendorong warga setempat menanam tanaman tersebut. Saat ini setidaknya sekitar 70% warga di sejumlah desa di daerah ini mengusahakan perkebunan karet.

Pemerintah Kabupaten juga menyalurkan bibit karet kepada warga di sepuluh kecamatan di kabupaten paling pedalaman Sungai Barito ini sudah mencapai jutaan barang.

Sebagai program lanjutan, diberikan juga bantuan berupa pupuk serta peralatan pertanian sesuai standar petani karet setempat serta pembangunan infrastruktur termasuk kebun penangkaran bibit milik Pemkab Murung Raya.

Program kebun karet ini menjadi andalan masyarakat Murung Raya. Seperti diketahui mulai 2010 Pemkab Murung Raya mengarah kepada program kebun rakyat artinya perkebunan karet yang ditanam warga sekitar sepuluh tahun lalu kini sudah dirasakan hasilnya yang mampu meningkatkan pendapatan warga.

Pada 2010 Pemerintah Kabupaten Murung Raya menyiapkan bantuan 170.000 bibit karet kepada masyarakat di sejumlah kecamatan. Bibit karet unggul itu merupakan bantuan melalui APBD Kabupaten Murung Raya sebanyak 70.000 bibit dan 100.000 bibit dari Pemprov Kalteng, demikian dikutip dari laman setdamura.org. (laporan rusman/ant)

 

Arsip Berita