Minggu, 27 Mei 2012
PU: Kerusakan Jembatan Ampera Sekitar 20%
Senin, 18 Oktober 2010 10:14
AddThis Social Bookmark Button

Palembang, 18/10 (SIGAP) - Direktur Bina Teknik Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum RI, Purnomo, ketika dihubungi dari Palembang, Senin (18/10) mengatakan kerusakan Jembatan Ampera akibat kebakaran Minggu (10/10) diperkirakan sekitar 20% dari kondisi awal.

Lebih lanjut dirinya mejelaskan, kerusakan tersebut terjadi pada beton dan baja pelapis bagian bawah jembatan.

Menurutnya, tim teknis saat ini sedang uji laboratorium terhadap kerusakan baja pelapis jembatan, dan hasilnya akan menjadi salah satu masukan untuk kebijakan pelaksanaan perbaikan jembatan yang dibangun sejak tahun 1962 itu.

Dirinya mengatakan, pihaknya menjadwalkan perbaikan jembatan akan dilaksanakan mulai pekan depan.

Selama satu minggu ini berbagai kebijakan dipersiapkan untuk memperbaiki sarana penyeberangan di Kota Palembang tersebut, katanya.

Purnomo menambahkan, perbaikan jembatan tersebut akan memakan waktu sampai akhir tahun 2010.

Sejumlah perbaikan yang akan dilakukan di antaranya pemasangan lapisan baja baru dan serat fiber karbon, ujarnya.

Jembatan masih bisa digunakan, tetapi harus membatasi kendaraan sebagai upaya mengurangi beban sarana penyeberangan tersebut, tambahnya.

Berdasarkan catatan SIGAP, Jembatan Ampera telah menjadi semacam lambang kota, terletak di tengah-tengah kota Palembang, menghubungkan daerah Seberang Ulu dan Seberang Ilir yang dipisahkan oleh Sungai Musi.
Jembatan Ampera memiliki panjang 1.117 meter dengan lebar 22 meter. Sementara tinggi jebatan 11.5 meter dari permukaan air. Jembatan Ampera memiliki menara setinggi 75 meter dengan berat 944 ton. (laporan rusman/ant)

 

Arsip Berita