Minggu, 27 Mei 2012
BMKG: Nelayan Banten Waspadai Gelombang Tinggi
Senin, 18 Oktober 2010 03:54
AddThis Social Bookmark Button

Jakarta, 18/10 (SIGAP) - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan nelayan di laut Banten selatan untuk mewaspadai gelombang tinggi di perairan setempat selama 3 hari ke depan. Dikarenakan cuaca buruk tersebut, BMKG mengimbau agar nelayan tradisional tidak melaut terlebih dahulu.

Demikian dikatakan Analisis cuaca dari BMKG Serang, Abdul Mutholib, saat dihubungi, Minggu (17/10). Dirinya menjelaskan, selama 3 hari ke depan cuaca laut Banten Selatan memburuk, selain tinggi gelombang 2,5 meter juga kecepatan angin mencapai 15 knot atau 30 kilometer per jam.

Gelombang bergerak dari arah selatan ke tenggara dan tiupan angin arah barat daya.

Tiupan angin laut Banten Selatan berkisar 7-15 knot dengan jarak pandang 3 sampai 6 kilometer.

Cuaca berawan dan tidak berpotensi hujan dan suhu udara berkisar 23-32 derajat Celcius.

Sedangkan kelembaban udara antara 65 sampai 95% dan cuaca cerah.

Selama ini, nelayan di perairan Banten Selatan meliputi pantai Carita, Labuan, Panimbang, Sumur, Binungeun, Panggarangan, Bayah hingga Pelabuhanratu, Sukabumi diminta waspada karena sewaktu-waktu gelombang tinggi juga angin kencang.

"Saya kira bisa saja terjadi gelombang mencapai tiga meter dari keadaan normal 2,5 meter," katanya.

Menurutnya, gelombang laut Banten selatan tak menentu dan diperkirakan terjadi hingga akhir tahun dan bisa juga sampai pertengahan 2011, terlebih Perairan Banten berada dengan laut Samudera Hindia.

Kondisi demikian, nelayan tradisional dan kapal tongkang akan terhempas jika tinggi gelombang mencapai 3 meter. (laporan rusman/ant)




 

Arsip Berita