Minggu, 27 Mei 2012
Lampung: Dinkes Minta Masyarakat Peduli Sanitasi
Minggu, 17 Oktober 2010 05:23
AddThis Social Bookmark Button

Jakarta, 17/10 (SIGAP) - Dinas Kesehatan Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung, meminta masyarakat lebih memperhatikan sanitasi lingkungan saat musim hujan sehingga dapat menekan perkembangbiakan nyamuk penyebab penyakit malaria.

Demikian dikatakan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pesawaran, dr Endang Sriharyanti, Sabtu (16/10). Dijelaskannya, penyakit malaria yang disebabkan oleh gigitan nyamuk akan berkurang apabila masyarakat lebih paham akan kebersihan lingkungan sehingga tidak ada celah nyamuk bersarang atau berkembangbiak.

Endang yang didampingi Kasi Penanganan penyakit dan kesehatan lingkungan, Abdul Razak, menyatakan penyakit malaria bisa ditularkan dengan vektor pemicu Nyamuk Anopheles.

"Secara epidemiologi penyakit malaria dapat menyerang orang baik laki-laki maupun perempuan, pada semua golongan umur, dari bayi sampai orang dewasa," katanya.

Penyakit malaria, lanjut Endang, adalah penyakit menular yang disebabkan oleh parasit (plasmodium) yang ditularkan oleh nyamuk malaria (Anopheles), sehingga kita harus menjaga kebersihan lingkungan untuk mengantisipasi penyebaran nyamuk itu.

"Malaria sendiri memiliki dua gejala, yang diantaranya gejala ringan dan gejala malaria berat," terangnya.

Dirinya menambahkan, gejala malaria ringan diantaranya demam menggigil secara berkala dan biasanya disertai sakit kepala, pucat karena kurang darah, kadang-kadang di mulai dengan badan terasa lemah, mual/muntah tidak nafsu makan, serta gejala spesifik daerah, seperti diare pada anak.

Sedangkan, lanjutnya, untuk gejala malaria berat diantaranya kejang-kejang, kehilangan kesadaran, mata berubah warna kuning, panas tinggi, kencing berwarna teh tua, nafas cepat, muntah terus, dan pingsan hingga koma.

"Apabila nyamuk Anopheles mengigit orang yang sakit malaria, maka parasit akan ikut terhisap bersama darah penderita sehingga parasit tersebut akan tumbuh dan berkembang biak dalam tubuh nyamuk," terang Endang.

Sesudah 7-14 hari apabila nyamuk tersebut mengigit orang sehat, ujar dia lagi, maka parasit tersebut akan di tularkan ke orang tersebut, sehingga di dalam tubuh manusia parasit akan berkembang biak, menyerang sel-sel darah merah dan dalam waktu kurang lebih 12 hari, orang tersebut akan sakit malaria.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Pesawaran penyebaran penyakit malaria di daerah itu dalam dua bulan terahir mencapai 251 kasus diantaranya 127 kasus pada Agustus dan 124 pada September 2010.

Sementara itu seperti yang diberita SIGAP sebelumnya, Direktorat Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum menggelar Jambore Sanitasi 2010 yang berlangsung dari 12-16 Oktober 2010 di Wisma Hijau Mekarsari, Cimanggis, Depok guna mendorong kepedulian masyarakat terhadap arti pentingnya masalah sanitasi.

Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto mengatakan, baik buruknya kondisi sanitasi akan berpengaruh kepada kualitas air, Kondisi sanitasi yang tidak memadai akan mengakibatkan pencemaran dan berakibat buruknya kualitas air yang merupakan penyebab utama berbagai penyakit seperti diare, kolera, disentri dan penyakit berbahaya lainnya.

Lebih lanjut Menteri PU Djoko Kirmanto mengatakan, buruknya sanitasi akan menimbulkan pengaruh negatif terhadap kondisi kesehatan dan ekonomi nasional. (laporan rusman/ant)

 

Arsip Berita