Minggu, 27 Mei 2012
Bangka Tengah: Kasus DBD Capai 151 Kasus
Minggu, 17 Oktober 2010 04:57
AddThis Social Bookmark Button

Jakarta, 17/10 (Jakarta) - Jumlah kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Bangka Tengah Provinsi Bangka Belitung dalam 6 tahun terakhir tercatat mencapai 151 kasus.

Kabid Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit Menular (P2PM) Dinas Kesehatan Bangka Tengah, Dede L, di Koba, Minggu (17/10) mengutarakan jumlah kasus DBD yang terjadi di Bangka Tengah sejak 2005 hingga September 2010 mencapai 151 kasus.

Lebih lanjut dirinya mengatakan, dalam enam tahun terakhir, jumlah kasus DBD tertinggi terjadi pada 2009 yang mencapai 74 kasus DBD.

"Pada 2009 jumlah kasus DBD tertinggi terletak di Kecamatan Koba yang mencapai 34 kasus, disusul Pangkalan Baru 12 kasus, Lubuk Besar 11 kasus, Sungai Selan delapan kasus, Simpang Katis enam kasus dan Kecamatan Namang tiga kasus," katanya.

Sedangkan untuk jumlah kasus tertinggi kedua terjadi pada 2010 yang hingga September 2010 mencapai 50 kasus.

"Pada 2010 jumlah kasus cukup tinggi mencapai 50 kasus dan masih ada tiga bulan lagi pada 2010," katanya.

Dirinya mengatakan, kecamatan yang paling tinggi jumlah kasus DBD hingga September 2010 terletak pada Kecamatan Koba.

"Hingga September 2010 jumlah kasus DBD di Kecamatan Koba mencapai 20 kasus tertinggi dibandingkan lima kecamatan lainnya," katanya.

Menurutnya, untuk Kecamatan Pangkalan Baru hingga September 2010 jumlah kasus DBD mencapai 16 kasus, Kecamatan Simpang Katis tujuh kasus, Sungai Selan empat kasus.

"Kecamatan Lubuk Besar tiga kasus dan Kecamatan Namang satu kasus," katanya.

Dirinya mengatakan, dalam enam tahun terakhir sejak 2005 hingga September 2010 jumlah kasus DBD di Kecamatan Koba mencapai 60 kasus.

"Kecamatan Pangkalan Baru mencapai 41 kasus, Simpang Katis dan Lubuk Besar masing-masing 16 kasus, Sungai Selan 15 kasus dan Kecamatan Namang sebanyak lima kasus," katanya.

Menurutnya, untuk jumlah kasus pada 2005 di enam kecamatan daerah itu tercatat sebanyak enam kasus DBD.

Pada 2006, dikatakannya, jumlah kasus DBD mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya yakni sebanyak empat kasus.

"Pada 2007 jumlah kasus meningkat menjadi 14 kasus kemudian pada 2008 turun drastis menjadi tiga kasus," katanya.

Sementara itu, jumlah penderita demam berdarah dengue (DBD) yang meninggal dunia di Kabupaten Bangka Tengah Provinsi Bangka Belitung tahun 2010 hingga akhir September lalu mencapai 3 orang. Demikian dikatakan Kepala Dinas Kesehatan Bangka Tengah, Mecky Muchlis, di Koba, Minggu (17/10). 

Seperti diketahui, demam berdarah dengue (DBD) adalah penyakit demam akut yang ditemukan di daerah tropis, dengan penyebaran geografis yang mirip dengan malaria.

Biasanya, penyakit ini ditunjukkan melalui munculnya demam tinggi terus menerus, disertai adanya tanda perdarahan seperti demam berdarah dengan ciri-ciri merah terang pada kulit.

Gejala lainnya adalah sakit perut, rasa mual, sakit kepala berat, sakit pada sendi dan sakit pada otot. (laporan rusman/ant)

 

Arsip Berita