Sabtu, 26 Mei 2012
Palembang: Jembatan Musi III Mendesak Dibangun
Jumat, 15 Oktober 2010 08:33
AddThis Social Bookmark Button

Jakarta, 15/10 (SIGAP) - Pembangunan Jembatan Musi III mendesak segera dilaksanakan sebagai upaya mendukung kelancaran lalu lintas kendaraan di Kota Palembang.

Wali Kota Eddy Santana Putra, di Palembang, Jumat mengatakan saat ini kondisi lalu lintas kendaraan dalam kota semakin padat, sementara hanya Jembatan Ampera yang menjadi andalan.

"Kami akan segera mengirim surat ke Menteri Pekerjaan Umum dan DPR serta MPR RI untuk meminta dukungan segera merealisasikan pembangunan jembatan tersebut," katanya.

Menurutnya, lalu lintas kendaraan di Jembatan Ampera sangat padat, padahal kondisi ketahanan fisik sarana penyeberangan tersebut terus mengalami penurunan.

Apalagi sejak terjadi kebakaran puluhan kios/toko di bawah jembatan itu, Minggu malam (10/10), diperkirakan kualitas jembatan semakin menurun sehingga bebannya mesti dikurangi, tambahnya.

Dirinya mengatakan, upaya mempertahankan Jembatan Ampera sebagai sarana penghubung Palembang hulu dan hilir, salah satunya dengan membangun jembatan baru.

Hal itu perlu dilakukan segera, karena selama ini pengendara hanya terkonsentrasi melintasi Jembatan Ampera semakin memperburuk kondisi jembatan yang dibangun sejak Tahun 1962 tersebut, katanya.

Eddy menjelaskan, sampai kini meskipun rencana pembangunan Jembatan Musi III telah final, tetapi realisasinya masih belum bisa dipastikan.

Padahal saat ini saja kebutuhan sarana penyeberangan pendamping Jembatan Ampera sudah sangat dibutuhkan, apalagi beberapa tahun ke depan, ujarnya.

Eddy menambahkan, sesuai dengan rencana pembangunan jembatan tersebut akan didanai pemerintah China dengan anggaran sebesar Rp600 miliar, jika lokasi di kawasan Pelabuhan Boom Baru ke Nagaswidak Seberang Ulu.

Namun, jika lokasinya lebih jauh, seperti di kawasan Pulau Kemaro, maka sekitar Rp1 triliun dana yang dibutuhkan, tambahnya.

Dirinya mengatakan, dengan dikirimnya surat ke Menteri PU, DPR dan MPR RI, pembangunan jembatan baru bisa dipercepat.

Percepatan pembangunan tentunya akan sangat mendukung program pemerintah menjadi Palembang internasional dengan masyarakat sejahtera, katanya pula.

Sebelumnya, Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin di Palembang, juli lalu, mengatakan ada pihak ketiga yang menyatakan siap membangun jembatan tersebut dan pelaksanaan pembangunannya akhir 2010.

Dibangunnya jembatan Musi III tersebut karena Kota Palembang sekarang ini sudah mulai macet akibat banyaknya kendaraan, ujarnya.

Sehubungan itu pemerintah mencarikan jalan keluarnya dengan membangun jembatan baru lagi, katanya.

Dikatakannya, jembatan Musi III itu nantinya lebih modern, karena diatasnya akan dibuat restoran yang bisa berputar.

Para wisatawan nanti bisa menikmati makanan khas Palembang sekaligus melihat keindahan Sungai Musi, ujar lagi.

Eddy mengatakan, sementara dana untuk membangun jembatan tersebut diperkirakan mencapai Rp1 triliun lebih.

Dana tersebut semuanya dari pihak ketiga tidak menggunakan APBD, ujar gubernur.

Sementara mengenai lokasi jembatan tersebut sekitar pulau Kemaro menuju Pertamina Palembang.

Setelah selesainya jembatan Musi III nanti diharapkan kemacetan lalulintas akan berkurang, sehingga pengemudi dan masyarakat semakin nyaman, tambah dia.

Kota Palembang sekarang ini memiliki dua jembatan penghubung antara Seberang Ulu dan Ilir yakni Ampera dan Musi II. (wa prasetya/ant)

 

 

 

Arsip Berita