Sabtu, 26 Mei 2012
Menneg LH: Kecil Kemungkinan Pembalakan Liar Di Wasior
Selasa, 12 Oktober 2010 04:02
AddThis Social Bookmark Button

Jakarta, 12/10 (SIGAP) - Menteri Negara Lingkungan Hidup Gusti Muhammad Hatta mengatakan kecil kemungkinan terjadi pembalakan liar sebagai penyebab terjadinya banjir bandang di Wasior, Teluk Wondama, Papua Barat.

"Menurut hemat saya penyebab banjir bandang awalnya karena intensitas hujan yang sangat tinggi," kata Menteri Negara Lingkungan Hidup Gusti Muhammad Hatta di Jakarta, Senin (11/10).

Dirinya menjelaskan, berdasarkan perbandingan citra satelit antara tahun 2000 dan 2009 menunjukkan bahwa tutupan lahannya hanya berubah 1%.

"Selain itu, perlu diketahui bahwa hutan di Wasior adalah cagar alam sehingga sangat dijaga dan diawasi dengan ketat sehingga kecil kemungkinan ada kegiatan hak penguasaan hutan disana," katanya.

Dirinya mengakui, tidak tertutup kemungkinan adanya penebangan pohon, namun tidak dalam skala besar atau dilakukan oleh individu bukan perusahaan besar.

Lebih lanjut dirinya juga menambahkan, sebelum terjadinya banjir bandang, gempa pernah mengguncang wilayah tersebut sehingga kondisi tanahnya menjadi labil.

Akibat gempa, terjadi perubahan struktur tanah dimana sebagian diantaranya menutupi aliran sungai sehingga air menguap.

"Karena itu, ini merupakan pengaruh alam, kalaupun ada tanah terbuka namun sedikit sekali dan tidak terlalu signifikan," katanya.

Data terakhir yang dihimpun pemerintah melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana menyebutkan bahwa korban tewas mencapai 145 orang dan luka 185 orang.

Korban luka dirawat di RSUD Manokwari, RS Angkatan Laut Manokwari dan RSUD Nabire.

Sementara itu, berdasarkan hasil kunjungan Menko Kesra dan Mensos pada Sabtu (9/10) diketahui bahwa kondisi Wasior pascabanjir sangat memprihatinkan dan dipenuhi bebatuan, kayu dan lumpur.

Menurutnya, Wasior pada saat ini sangat membutuhkan alat berat untuk menyingkirkan endapan lumpur dan mencari korban hilang.

Sementara itu seperti yang diberitakan SIGAP sebelumnya, banjir bandang yang terjadi di Wasior, Papua Barat, akibat dari adanya pembendungan alamiah di daerah hulu sungai yang berada di lereng perbukitan tinggi, kata pakar geologi dari Universitas Gadjah Mada Dwikorita Karnawati.

"Dengan menganalisis kondisi bentang alam di daerah Wasior yang berdekatan dengan perbukitan terjal dan tinggi, yang berbatasan langsung dengan dataran rendah, tampaknya proses pembendungan sungai di daerah hulu terjadi secara alamiah," katanya di Yogyakarta, Senin (11/10). (ari prahasta/ant)

 

Arsip Berita