Sabtu, 26 Mei 2012
Bengkulu: Dinas Perkebunan Bagikan 90 Ribu Bibit Sawit
Senin, 11 Oktober 2010 04:19
AddThis Social Bookmark Button

Jakarta, 11/10 (SIGAP) - Dinas Perkebunan Provinsi Bengkulu akan membagikan 90 ribu bibit sawit kualitas unggul kepafa kelompok tani di 7 kabupaten dan kota di daerah itu.

Demikian dikatakan Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Bengkulu Khairil Burhan di Bengkulu, Senin (11/10). "Ada tujuh kabupaten dan kota yang sesuai dengan agroklimat tanaman ini dan program ini untuk pemenuhan kebutuhan keluarga," katanya

Lebih lanjut dijelasakan ke-7 kabupaten dan kota tersebut yaitu Kabupaten Kaur, Bengkulu Selatan, Seluma, Kota Bengkulu, Bengkulu Tengah, Bengkulu Utara dan Mukomuko.

Dirinya mengatakan, bibit sawit unggul tersebut dibagikan kepada kelompok tani yang mengajukan permintaan ke Dinas Perkebunan di kabupaten dan kota.

Program itu, katanya, khusus untuk pemenuhan kebutuhan rumah tangga, dimana setiap anggota kelompok tani mendapat 25 batang bibit sawit.

Dari bibit yang dibagikan tersebut diperkirakan setiap keluarga akan memanen 500 kilogram tandan buah segar sawit per bulan dengan asumsi harga Rp1.000 per kilogram.

"Jadi setiap bulan mereka bisa mendapat Rp500 ribu dan bibit unggul ini tidak untuk lahan skala besar, cukup ditanam di pekarangan rumah atau di pinggir kebun," katanya.

Khairil mengatakan, usulan permintaan bibit dari kelompok tani cukup banyak dan diharapkan bibit tersebut bisa dibagikan dalam waktu dekat.

Luas areal perkebunan untuk komoditi sawit di Provinsi Bengkulu mencapai 227 ribu hektare dengan luas kebun rakyat mencapai 165 ribu hektare dengan produksi minyak mentah atau "crude palm oil (CPO)" per tahun sebesar 2,4 ton.

Berdasarkan catatan SIGAP, Pengembangan revitalisasi perkebunan (rekbun) di Provinsi Bengkulu mulai tahun 2010 di arahkan ke wilayah selatan provinsi ini seperti Bengkulu Selatan, Seluma dan Kabupaten Kaur.

Khusus untuk Kabupaten Bengkulu Selatan saja diprogramkan sekitar 5.000 hektare, demikian juga Kabupaten Kaur dan Seluma juga di programkan seluas itu. Hal ini dikatakan Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Bengkulu Ir Risman Sipayung, Maret lalu.

Risman menambahkan, juga akan dikembangkan di wilayah Kabupaten Bengkulu Utara dan Muko Muko seluruhnya mencapai 25 ribu hektare dan dapat diselesaikan tahun ini juga.

Diarahkannya perkembangan perkebunan ke wilayah Selatan itu, antara lain daerah ini masyarakatnya belum banyak mengembangkan tanaman kelapa sawit, sedangkan lahannya masih cukup luas.

Sedangkan di wilayah Utara Bengkulu seperti Bengkulu Utara dan Kabupaten Muko Muko sudah lebih dulu mengembangkan sektor perkebunan kelapa sawit dan karet, sehingga masyarakatnya sudah sebagian besar memiliki kebun pribadi.

Program revitaslisasi sendiri merupakan upaya percepatan pembangunan perkebunan rakyat melalui perluasan, peremajaan dan rehabilitasi tanaman perkebunan, dengan dukungan kredit investasi perbankan dan subsidi bunga oleh pemerintah.

Dalam pengembangan rekbun itu akan melibatkan pengusaha perkebunan besar swasta sebagai mitranya, baik dalam pengolahan perkebuanan maupun produksi dan pemasarannya. (rusman/ant)


 

Arsip Berita