Sabtu, 26 Mei 2012
Sinabung: Pengungsi Sinabung Berangsur Pulang Ke Rumah
Jumat, 08 Oktober 2010 15:46
AddThis Social Bookmark Button

Jakarta, 8/10 (SIGAP) - Sebanyak 1.114 pengungsi akibat meletusnya Gunung Sinabung di Kabupaten Tanah Karo, Sumatra Utara, yang selama ini mengungsi di Kabanjahe, Jumat, sejak pukul 11.00 WIB telah berangsur-angsur pulang ke rumah.

"Sekitar 500 pengungsi yang selama ini tinggal di Gedung Serbaguna/KNPI Kabanjahe juga kelihatan kosong dan mereka pulang ke desa," kata Humas Posko Utama Penanggulangan Pengungsi Sinabung, Kabanjahe Jhonson Tarigan ketika dihubungi ANTARA dari Medan, Jumat.

Pengungsi yang masih ada di Kabanjahe itu, menurutnya, hanya tinggal di Jambur Dalihan Natolu, sekitar 614 orang lagi. Direncanakan pengungsi tersebut pulang ke rumah, Sabtu (9/10) sekitar pukul 09.00 WIB.

Pengungsi yang pulang itu, berasal dari Desa Bekerah dan Simacem Kecamatan Naman Teran dan Desa Suka Meriah, Kecamatan Payung, Kabupaten Tanah Karo.

Setelah pulangnya seluruh pengungsi tersebut, maka diperkirakan lebih kurang 23.000 lebih warga telah kembali ke desa mereka.

"Seluruh pengungsi yang ada di Kabanjahe itu sudah kembali ke desa, dan dapat melaksanakan aktivitas seperti biasanya, yakni bertani dan lainnya," kata Tarigan.

Selanjutnya ia mengatakan, pulangnya pengungsi tersebut ke desa mereka, setelah Gunung Sinabung itu berubah dari status siaga turun jadi waspada.

Sebelumnya, Gunung Sinabung itu berstatus awas, dan sejak Jumat (24/9) turun jadi siaga.

Pada status siaga itu, warga yang bisa melaksanakan aktivitas harus berada di atas radius 3,5 Kilometer dari lereng Gunung Sinabung.

"Bagi warga yang tinggal di bawah radius 3,5 Kilometer dari kaki Gunung Sinabung itu, tidak dibenarkan pulang ke rumah, dan tetap tinggal di penampungan di Kabanjahe," katanya.

Pada saat Gunung Sinabung berstatus awas, warga yang bisa melaksanakan aktivitas, harus di atas radius 6 Kilometer dari Gunung Sinabung tersebut.

Pengungsi 23.557 jiwa

Data diperoleh dari Posko Utama Penanggulangan Bencana Gunung Sinabung di Kabanjahe, hingga Kamis, (23/9) jumlah pengungsi tercatat sebanyak 23.557 orang yang ditampung di 11 lokasi Jambur (tempat pertemuan warga Karo,red) di daerah tersebut.

Ke-11 lokasi penampungan itu beberapa di antaranya Jambur Lige (2.500 jiwa), Jambur Adil Makmur (2.655 jiwa), Jambur Tuah Lopati (1.434 jiwa), Jambur Sempakata (1.267 jiwa), Jambur Jambur Dalihan Natolu (1.293 jiwa), Gedung KNPI/Serba Guna (560 jiwa) dan tempat lainnya.

Gunung Sinabung meletus pertama kali Minggu (29/9) sekitar pukul 00.08 WIB dan mengeluarkan asap tebal, percikan api, debu vulkanik, serta partikel belerang yang cukup panas yang menutupi tanaman sayuran, jeruk, kopi milik petani.

Gunung Sinabung memiliki ketinggian 2.640 meter di atas permukaan laut. Koordinat puncak Gunung Sinabung adalah 3 derajat 10 menit LU, 98 derajat 23 menit BT. Gunung ini merupakan gunung tertinggi di Sumatera Utara dan berjarak lebih kurang 110 Km arah Barat kota Medan. (ari prahasta/ant)

 

Arsip Berita