Sabtu, 26 Mei 2012
Sebanyak 10 Prajuit Paskhas TNI-AU Diterjunkan Ke Wasior
Jumat, 08 Oktober 2010 04:20
AddThis Social Bookmark Button

Jakarta, 8/10 (SIGAP) - Sebanyak 10 prajurit Pasukan Khas (Paskhas) TNI AU Bataliyon 468 Sarotama, Kabupaten Biak Numfor, Papua, Jumat (8/10) dikirim ke Wasior, Kabupaten Teluk Wondama guna membantu evakuasi korban banjir bandang.

Komandan regu Paskhas Pelda Suyanto di Biak mengakui pengiriman prajurit Paskhas ke lokasi banjir bandang Wasior dan bergabung dengan tim SAR untuk memberikan bantuan kemanusiaan dan mengevakuasi korban banjir.

Suyanto mengatakan, untuk membantu kelancaraan kegiatan memberikan bantuan kemanusiaan ke Wasior pihaknya bersama tim SAR nasional berangkat dari Kabupaten Biak Numfor menuju lokasi bencana menggunakan kapal laut.

Selama bertugas di lokasi bencana Wasior, lanjut Suyanto, prajurit Paskhas yang berjumla 10 personil ini akan membantu penanganan tanggap darurat untuk bantuan kemanusiaan bagi para korban baik terkait makanan, tempat tinggal maupun kesehatan.

Disinggung peralatan yang dibawa, menurut Suyanto, selain kebutuhan logistik berupa bahan makanan, mereka prajurit membawa alat-alat komunikasi serta berbagai jenis kebutuhan di lapangan.

"Warga korban banjir bandang di Wasior hingga saat ini masih sangat membutuhkan bantuan kemanusiaan," ungkap Suyanto.

Seperti diketahui, bencana banjir bandang di Wasior, Kabupaten Teluk Wondama, Provinsi Papua Barat terjadi Senin (4/10) mengakibatkan seratusan warga meninggal dan ratusan luka-luka serta kerugian material cukup besar akibat rusaknya rumah penduduk, perkantoran pemerintah serta fasilitas umum lainnya.

Dalam catatan yang diperoleh redaksi sigapbencana-bansos.info (07/10) dari Pemerintah Provinsi Papua Barat melalui Tagana yang bertugas di lokasi bencana, sedikitnya  ada 91 korban meninggal dunia, 68 orang diyatakan hilang, 104 orang mengalami luka berat, 466 orang luka ringan, dan 859 mengungsi. (rusman/ant)

 

Arsip Berita