Sabtu, 26 Mei 2012
Parappe: Warga Sambut Positif Program PMPM-MP
Jumat, 08 Oktober 2010 04:11
AddThis Social Bookmark Button

Jakarta, 8/10 (SIGAP) - Warga Lingkungan Parappe, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, menyambut positif hadirnya Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan (PNPM-MP) di wilayah itu.

Yusuf, salah seorang tokoh masyarakat lingkungan Parappe, di Majene, Jumat (8/10) mengatakan, bergulirnya PNPM-MP sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, sehingga tak heran jika program ini tetap dinanti-nanti oleh masyarakat yang ada di daerah ini.

"Tentu saja kami sambut antusias dengan diluncurkannya PNPM-MP karena pelaksanaan pembangunannya dikerjakan langsung oleh masyarakat," ucapnya.

Untuk saat ini, kegiatan PNPM-MP yang sedang dilaksanakan adalah pembangunan gedung sekolah Taman Kanak-Kanak dengan nilai anggaran Rp179 juta.

"Masyarakat memprioritaskan pembangun sekolah TK karena kondisi bangunan selama ini kurang representatif untuk dijadikan tempat belajar bagi anak-anak kita," ungkapnya.

Atas dasar ini, kata dia, anggaran PNPM-MP yang masuk di daerah ini pada tahun angggaran 2010 tersebut lebih diarahkan untuk membangun gedung TK dari pada pembangunan lainnya.

Disebutkan, sejak dilakukan renovasi pembangunan gedung TK  itu, para anak didik untuk sementara belajar di kolong rumah panggung yang berdekatan dengan gedung yang dikerjakan.

Dirinya berharap, program yang dicanangkan oleh pemerintah pusat ini tetap berjalan karena muaranya sangat bermanfaat bagi masyarakat yang ada di perdesaan.

Seperti diketahui PNPM Mandiri Perdesaan  merupakan program pemerintah yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan dan kesempatan kerja masyarakat miskin di perdesaan dengan mendorong kemandirian dalam pengambilan keputusan dan pengelolaan pembangunan.

Pendekatan PNPM Mandiri Perdesaan mengadopsi pendekatan Program Pengembangan Kecamatan (PPK) yang telah dilaksanakan sejak Tahun 1997 dan dinilai cukup berhasil.

Secara umum, visi PNPM adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat msikin dengan meningkatkan kemampuan akses sumberdaya dan sumberdana mandiri. Mandiri berarti mampu mengorganisir diri untuk memobilisasi sumberdaya yang ada di lingkungannya, mampu mengakses sumberdaya diluar lingkungannya, serta mengelola sumberdaya tersebut untuk mengatasi masalah yang dihadapinya, khususnya masalah kemiskinan. Sejahtera berarti terpenuhinya kebutuhan dasar masyarakat.

Jenis kegiatan yang dapat dibiayai oleh PNPM diperuntukkan berbagai kegiatan seperti kegiatan pembangunan atau perbaikan prasarana sarana dasar yang dapat memberikan manfaat langsung secara ekonomi bagi Rumah Tangga Miskin, kegiatan peningkatan bidang pelayanan kesehatan dan pendidikan termasuk kegiatan pelatihan pengembangan keterampilan masyarakat (pendidikan informal), kegiatan peningkatan keterampilan kelompok Usaha Ekonomi Produktif, serta penambahan permodalan Simpan Pinjam untuk Kelompok Perempuan (SPP).

Sedangkan jenis yang tidak boleh dibiayai melalui PNPM seperti pembiayaan apa saja yang berkaitan dengan militer atau angkatan bersenjata; pembiayaan kegiatan politik praktis/partai politik; pembangunan/rehabilitasi bangunan kantor dan tempat ibadah; pembiayaan gaji pegawai negeri; pembiayaan kegiatan yang memperkerjakan anak-anak dibawah usia kerja; kegiatan yang berkaitan dengan aktifitas perlindungan alam pada lokasi yang telah ditetapkan sebagai cagar alam, kecuali ada ijin tertulis dari instansi terkait yang mengelola lokasi tersebut; kegiatan pengolahan tambang atau pengambilan terumbu karang serta kegiatan yang berhubungan dengan pengelolaan sumber daya air dari sungai yang mengalir dari atau menuju negara lain. (rusman/ant)

 

Arsip Berita