Sabtu, 26 Mei 2012
Jakarta: Kondisi Air Laut Lebih Rendah Dari Air Sungai
Rabu, 06 Oktober 2010 07:04
AddThis Social Bookmark Button

Jakarta, 6/10 (SIGAP) - Permukaan air laut di pantai utara Jakarta saat ini kondisinya lebih tinggi dari permukaan air Sungai Ciliwung. Selisih ketinggiannya mencapai 3 meter. Kondisi ini harus ditangani dengan sejumlah tindakan.

Wakil Kepala Dinas Pekerjaan Umum DKI Jakarta Putu Indiana mengatakan, kondisi air sungai lebih rendah dibandingkan air laut terjadi karena fenomena  penurunan permukaan tanah di Jakarta.

"Penurunan permukaan tanah akan membuat banyak daerah beberada di bawah saluran-saluran, seperti sungai dan waduk. Sehingga secara gravitasi di beberapa daerah air tidak bisa turun ke laut," kata Putu kepada wartawan, Selasa (05/10).

Menurut Putu, penurunan permukaan tanah tersebut disebabkan beberapa faktor di antaranya permukaan air tanah turun, curah hujan ekstrim yang belakangan melanda Jakarta, dan secara alamiah permukaan air laut memang mengalami kenaikan.

Lebih lanjut Putu mengungkapkan, untuk mengatasi problema tersebut, salah satu tindakan yang dilakukan Dinas Pekerjaan Umum DKI Jakarta yakni akan membangun waduk di Pelabuhan Marina Jakarta Utara. Karena air laut juga mulai lebih tinggi, sehingga menutup Pintu Air Marina.

"Ini akan membuat air anak Sungai Ciliwung langsung ditarik ke laut dan menghilangkan genangan," ujarnya lagi. Dirinya menjelaskan, penurunan permukaan tanah juga terjadi di Waduk Pluit Jakarta Utara. Air laut lebih tinggi tiga meter dari pada air waduk. Selanjutnya Dinas Pekerjaan Umum DKI Jakarta akan mengantisipasinya dengan pembuatan 11 pompa yang memiliki kapasitas 48,5 meter kubik setiap detik. (wa prasetya/polindo)

 

Arsip Berita