Sabtu, 26 Mei 2012
Tanggul Pengaman Sungai Palu Jebol
Rabu, 12 Mei 2010 03:45
AddThis Social Bookmark Button

Palu, 12/5 (ANTARA) - Tanggul pengaman Sungai Palu yang terletak di wilayah Kelurahan Tatura Selatan, Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah, jebol diterjang banjir. 

Pengamatan ANTARA, Rabu, tanggul pengaman Sungai Palu sepanjang lebih 20 meter itu sebagian sudah ambruk ke sungai, dan dikhawatirkan jika air sungai terus bertambah mengancam permukiman penduduk di wilayah itu. 

Sejumlah warga sekitarnya mengatakan, tanggul tersebut mulai ambruk pada Selasa (11/5). 

Selain karena banjir, juga akibat dari penambangan pasir yang dilakukan salah satu perusahaan yang bergerak dalam sektor Galian C. 

Sofyan, Ketua RT-06 mendesak pemerintah untuk segera memperbaiki tanggul yang rusak, supaya airnya tidak keburu meluap ke permukiman warga di wilayah itu. 

"Saya sudah laporkan masalah ini kepada pihak Kelurahan Tatura Selatan untuk selanjutnya menyampaikan kepada pemerintah kota dan pemerintah provinsi (Pemkot/Pemprov) Sulteng," kata dia. 

Warga diwilayah RT-06 sangat khawatir, sebab sewaktu-waktu permukiman mereka terendam banjir. Apalagi dalam beberapa hari terakhir ini hujan terus mengguyur kota Palu. 

Menurut dia, jika terjadi banjir yang besar, dipastikan airnya meluap ke permukiman penduduk di wilayah itu. 

Sementara pejabat Lurah Tatura Selatan Mulyadi SE secara terpisah membenarkan telah mendapat laporan dari Ketua RT-06 soal tanggul sungai yang jebol. "Pak RT sudah melaporkan kepada kami masalah tersebut," kata dia. 

Bahkan, aparat kelurahan bersama-sama dengan Ketua RT di wilayah itu telah meninjau lokasi pada Selasa (11/5). 

Mulyadi berharap adanya perhatian dari Pemkot Palu dan Pemprov Sulteng mengenai upaya perbaikan segera tanggul yang jebol, sebab mengancam permukiman penduduk sekitarnya. 

"Mudah-mudahan saja pemprov dan pemkot segera melakukan perbaikan terhadap tanggul yang jebol agar tidak lagi meresahkan masyarakat setempat," katanya. 

Ia mengakui, warga yang berdomisili di Jln Lembu saat ini tampak resah, sebab khawatir sewaktu pemukiman mereka terendam banjir. 

(T.BK03/B/F002/F002) 12-05-2010 10:03:34 NNNN

 

Arsip Berita