Sabtu, 26 Mei 2012
Kadistan: Ditemukan 28 Kasus Rabies Di Pekanbaru
Rabu, 12 Mei 2010 02:59
AddThis Social Bookmark Button

Pekanbaru, 12/5 (ANTARA) - Kepala Dinas Pertanian Kota Pekanbaru, Sentot D Prayitni di Pekanbaru, Rabu mengatakan hingga pertengahan Mei tahun ini ditemukan sebanyak 28 kasus rabies yang berasal dari gigitan anjing liar terjadi di Pekanbaru. 

"Kasus rabies banyak terjadi di Kecamatann Rumbai dan Tenayan Raya. Mayoritas penduduk di dua kecamatan tersebut gemar memelihara hewan penular rabies mulai dari anjing, kucing dan kera. Selain itu, di daerah tersebut juga terdapat banyak anjing liar," jelas Sentot. 

Menurut dia, masyarakat yang terkena korban gigitan anjing atau hewan penular rabies harus segera dibawa ke puskesmas atau rumah sakit untuk diberi vaksin anti rabies. "Jika tidak, maka nyawa korban akan terancam," katanya yang mengimbau pada masyarakat agar memvaksin hewan peliharaannya di Dinas Pertanian. 

Selain itu, pihaknya juga mengambil langkah proaktif dengan menurunkan beberapa tim untuk melihat lokasi yang rentan penyebaran penyakit rabies tersebut untuk dilakukan vaksinasi terhadap hewan peliharaan. "Tahun ini pihaknya menyiapkan 6000 dosis strignin atau racun hewan rabies. 

Dengan dilakukannya vaksinasi, menurut Sentot, Dinas Pertanian menjamin hewan tersebut terbebas dari penyakit rabies. "Jika pun menggigit, gigitannya tersebut tidak membahayakan manusia," jelasnya. 

Ia menambahkan setiap September, Dinas Pertanian juga memiliki agenda khusus untuk melakukan pemusnahan HBR. 

"Setiap September, kita ada kegiatan anti rabies. Pada waktu tersebut kita akan mengerahkan anggota untuk mengeleminasi hewan penular rabies yang terdapat di pemukiman masyarakat terutama anjing liar," papar Sentot 

Jika dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, pada tahun ini terjadi peningkatan kasus rabies di Pekanbaru. pada tahun 2008 kasus rabies terjadi sebanyak 33 kasus, dan kemudian turun pada tahun 2009 yang hanya terjadi 19 kasus. 

"Pada pertengahan tahun ini saja, sudah terjadi 28 kasus, kita memprediksi akan terjadi peningkatan kasus rabies di Pekanbaru ini," tambahnya. (T.KR-IND/B/B013/B013) 12-05-2010 08:14:31 NNNN

 

Arsip Berita