Sabtu, 26 Mei 2012
Pemkab MBD Siapkan Tiga Lokasi Peringatan HUT Kemerdekaan
Rabu, 12 Mei 2010 02:57
AddThis Social Bookmark Button

Ambon, 12/5 (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) menyiapkan tiga lokasi untuk ditetapkan sebagai tempat perayaan HUT kemerdekaan RI ke-65, 17 Agustus bertepatan dengan puncak acara Sail Banda 2010. 

"Tiga lokasi telah disiapkan sebagai tempat peringatan kemerdekaan di pulau terluar Kabupaten MBD yang secara letak geografis berdekatan langsung dengan Timor Leste," kata Penjabat Bupati MBD, Angky Renyaan, di Ambon, Selasa. 

Tiga lokasi yang disiapkan itu yakni sekitar lapangan terbang (lapter), obyek wisata pantai pasir putih, dan lokasi sekitar pelabuhan di Desa Puripura, PUlau Kisar, Kabupaten MBD. 

Dia mengatakan, penentuan satu dari tiga lokasi itu merupakan kewenangan Tim survei yang dibentuk Pemprov Maluku, beranggotakaan unsur Kodam XVI/Pattimura, TNI-AL, Polda Maluku, dan pemerintah provinsi.. 

Renyaan mengaku telah bertemu dengan Wakil Gubernur Maluku Said Assagaff, Asisten Intelejen Kodam XVI/Pattimura Kolonel Inf. Asep Kurnaidi, dan Ketua Seksi Acara Sail Banda, Cak Saimima untuk membahas rencana survei serta masalah pengaman saat peringatan kemerdekaan itu. 

"Saya sudah membicarakannya dengan Wagub selaku Ketua Panitia Lokal Sail Banda dan Asintel selaku penanggungjawab keamanan. Dalam waktu dekat ini tim survei akan berangkat ke Kisar untuk melakukan kajian lapangan," katanya. 

Dia menambahkan, Pemkab dan masyarakat MBD sangat mengharapkan kehadiran tim survei bersama panitia Sail Banda guna menentukan satu dari tiga lokasi yang dipersiapkan untuk perayaan HUT Kemerdekaan itu. 

Masyarakat di MBD, menurut Renyaan, sangat mendambakan peringatan kemerdekaan RI tahun 2010 serta kegiatan pelayaran bertaraf internasional itu dapat dilaksanakan di Kabupaten yang baru dimekarkan dari induknya Maluku Tenggara Barat (MTB) tahun 2008 lalu itu. 

Dia pun menghaharapkan dukungan pemprov Maluku untuk melaksanakan beberapa agenda pembangunan MBD yang merupakan salah satu pulau terluar di Maluku. Program yang harus segera dilaksanakan di antaranya pelebaran dan perbaikan ruas jalan menuju lapter Kisar dan pelabuhan sepanjang 10 kilometer, sarana air bersih, jaringan telepon dan internet, serta perbaikan situs sejarah dan obyek wisata. 

"Saya sudah berkoordinasi dengan Kepala Balai Jalan dan Jembatan Maluku dan Maluku Utara, Jefry Pattiasina agar pembangunan jalan menuju lapter hingga dermaga ini bisa dipercepat," katanya. 

Renyaan juga telah berbicara dengan Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Maluku, Florance Sahusilawane terkait renovasi situs sejarah dan objek wisata, dengan Kadis Infokom Maluku Bakri Lumbessy menyangkut pembuatan hot spot untuk kepentingan teleconference, dan dengan Dinas PU untuk masalah air bersih. 

"Pemkab MBD juga telah menyediakan anggaran APBD Rp1 hingga Rp2 milyar untuk mendukung penyelenggaraan Sail Banda 2010 mendatang," ujarnya. 

Ketua Seksi Acara Sail Banda, Cak Saimima secara terpisah mengatakan tim survei akan meninjau lokasi yang dipersiapkan untuk peringatan HUT kemerdekaan di Pulau Kisar, Kabupaten MBD, dalam waktu dekat ini. 

"Saya sedang koordinasikan jadwal keberangkatan tim ke Kisar untuk melakukan studi kelayakan, dan diharapkan hasilnya dapat segera dilaporkan kepada Menteri kelautan dan Perikanan, Fadel Muhammad sebagai Ketua Panitia Pusat Sail Banda 2010," katanya. 

Sedangkan menyangkut pelebaran jalan sepanjang 10 kilometer menuju lapter dan pelabuhan di MBD akan diselesaikan pihak balai jalan pada 15 Juni mendatang. 

(T.KR-JA/B/J007/J007) 12-05-2010 08:23:41 NNNN

 

Arsip Berita