Sabtu, 26 Mei 2012
Kutai Timur: Puluhan Kilometer Jalan Mengalami Kerusakan
Senin, 04 Oktober 2010 06:42
AddThis Social Bookmark Button

Jakarta, 4/10 (SIGAP) - Puluhan kilometer ruas jalan poros yang menghubungkan Kecamatan Bengalon dengan Kaliorang Kabupaten Kutai Timur, Provinsi Kalimantan Timur, mengalami kerusakan.

"Kerusakan jalan utama antar kecamatan tersebut sudah sekitar empat bulan lebih, namun belum ada perbaikan dari pemerintah," kata Irawan, warga Kaliorang, Minggu (3/10)

Warga 2 kecamatan itu terutama yang menggunakan kendaraan roda empat, roda dua bahkan pejalan kaki banyak yang mengeluh.

Irawan yang berprofesi petani di Kaliorang menyebutkan kerusakan jalan terjadi di sejumlah titik di kawasan padat penduduk, tepatnya di simpang pelabuhan Maloy.

"Jalan poros Bengalon-Kaliorang Desa Sekurau Atas sangat parah dan pengguna kendaraan harus antri," kata Irawan dengan wajah kecewa dengan sepeda motor miliknya penuh lumpur itu.

Untuk menempuh perjalanan ke Bengalon dan Kaliorang perlu waktu berjam-jam lamanya. Padahal kalau normal hanya ditempuh paling lama 1 jam.

Warga mulai menyalahkan pemerintah karena lamban dalam setiap penanganan dan perbaikan.

"Seharusnya pemerintah kutai timur dan pemerintah provinsi Kalimantan Timur malu melihat kondisi jalan Bengalon dan Kaliorang yang merupakan jalan utama menuju pelabuhan Maloy,"kata Irawan lagi

Kondisi jalan akan semakin memburuk jika musim hujan tiba.karena digenangi air hingga tinggi air mencapai 1 hingga 1,5 meter berubah menjadi jalan berlumpur.

Salah seorang pengguna jalan lainnya Meli, 27 tahun, mengaku pesimis jika pemerintah mau memperbaiki jalan itu.

”Banyak mobil berpelat merah yang melintas di atas jalan berkubangan itu namun tidak memedulikannya. Mereka cuek aja," tandasnya.

Seperti kepada Media Indonesia, Pemkab Kutai Timur bukan tidak ingin membenahi jalan yang rusak namun khawatir menyalahi peraturan, mengingat jalan negara itu didanai oleh APBD Provinsi dan APBN.

Di akui Pemkab  prihatin dengan kondisi itu mengingat arti strategis jalan Lintas Kalimantan di Kaltim menjadi urat nadi perekonomian rakyat. (wa prasetya/ant)

 

Arsip Berita