Sabtu, 26 Mei 2012
Biak: 93 Ribu Masyarakat Ikuti Program Jamkesmas
Sabtu, 02 Oktober 2010 05:28
AddThis Social Bookmark Button

Jakarta, 2/10 (SIGAP) - Sedikitnya 93 ribu masyarakat Kabupaten Biak Numfor, Papua, hingga September tahun 2010 mengikuti program pelayanan kesehatan melalui jaminan kesehatan masyarakat (Jamkesmas).

Kepala Asuransi Kesehatan (Persero) Biak Reymond W.Liuw di Biak, Sabtu, mengakui, pelayanan kesehatan yang diberikan pemerintah melalui program Jamkesnas Kementerian Kesehatan untuk masyarakat miskin sangat dibutuhkan masyarakat.

"Jaminan sosial kesehatan lewat Jamkesmas masih menjadi primadona masyarakat miskin untuk berobat," ungkap Reymond seusai kegiatan senam sehat bersama warga Sulawesi Selatan.

Dirinya mengatakan, pelayanan kesehatan lewat Jamkesmas yang ditangani PT Askes untuk masyarakat miskin hingga kini berjalan lancar sesuai dengan kebijakan pemerintah melalui Kementerian Kesehatan.

Menurut Reymond, setiap pemegang kartu Jamkesmas yang terdata, jika melakukan pengobatan di Puskesmas atau rumah sakit yang ditunjuk pemerintah melayani program Jamkesmas maka masyarakat bersangkutan tidak dipungut biaya.

"Pelayanan kesehatan lewat Jamkesmas sangat menyentuh kebutuhan masyarakat di kampung dan distrik, program ini diharapkan dapat diprogramkan tiap tahun karena manfaatnya sangat luar biasa bagi warga miskin," harap Reymond.

Menyinggung sekitar 9.000 warga Biak yang tidak terakomodasi dalam program Jamkesmas, menurut Reymond, hingga sejauh ini belum terjawab mengingat hal ini menjadi kebijakan pemkab setempat.

Namun dirinya mengakui, jika penduduk asli Papua yang tidak tedata dalam Jamkesmas berdasarkan kebijakan pemerintah bisa berobat melalui jaminan kesehatan masyarakat Papua.

Namun, hingga kini belum diketahui jumlah pasti warga non-Papua yang belum terdaftar jamkesmas, ungkap Reymond Liuw.

Berdasarkan data PNS terdaftar sebagai peserta asuransi kesehatans untuk 10 kabupaten di wilayah kerja cabang PT Askes Biak mencapai 53 ribu orang

Berdasarkan catatan SIGAP, program Jamkesmas merupakan program bantuan sosial yang bersumber dari APBN sebagai dana bantuan sosial sektor kesehatan. Tujuannya untuk memberikan akses terhadap pelayanan kesehatan kepada seluruh masyarakat sangat miskin, miskin dan mendekati miskin sehingga derajat kesehatan masyarakat miskin dapat meningkat dan secara tidak langsung dapat meningkatkan kualitas dan produktivitas sumber daya manusia Indonesia. (rusman/ant)

 

Arsip Berita