Sabtu, 26 Mei 2012
Kendari: Pencari Kerja Capai 19.378 Orang
Selasa, 28 September 2010 04:42
AddThis Social Bookmark Button

Jakarta, 28/9 (SIGAP) - Pencari kerja yang terdaftar pada Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnsosnakertrans) Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, hingga saat ini sebanyak 19.378 orang.

Demikian dikatakan Kepala Bidang Pelatihan dan Penempatan Tenaga Kerja, Dinsosnakertrans Kota Kendari, Mahyuddin, di Kendari, Selasa (28/9). Dijelaskan Mahyuddin, data itu terhitung sampai Agustus 2010 dan kami ketahui sesuai dengan jumlah pencari kerja yang mengurus kartu kuning dan yang memperpanjang masa berlaku kartu kuningnya.

Dari jumlah itu, katanya, yang paling banyak adalah pencari kerja berjenis kelamin laki-laki sebanyak 10.734 orang, sedangkan perempuan berjumlah 8.644 orang.

Dirinya mengatakan, kalau dilihat latar belakang pendidikan dari pencari kerja tersebut, paling banyak tamatan perguruan tinggi strata satu (S-1) 8.973 orang, disusul tamatan SMA sederajat 8.181 orang dan tamatan diploma tiga (D-3) 1.305 orang.

Kemudian, tamatan D-2 580 orang, tamatan D-1 306 orang, kemudian tamatan SMP sebanyak 13 orang dan tamatan SD 9 orang.

"Sementara untuk tingkat pendidikan pascasarjana atau S-2 yang terdaftar sebagai pencari kerja di daerah ini sebanyak 11 orang," pungkasnya.

Berdasarkan pantauan  SIGAP  sebelumnya, pada Mei 2010 jumlah pencari kerja yang tercatat pada Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Kendari, Sulawesi Tenggara mencapai 22.167 orang.
Kepala Seksi Penempatan dan Pelatihan Tenaga Kerja, Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Kendari, Rosmiati ketika itu mengatakan, jumlah pencari kerja tersebut masih tergolong stabil.

Dikatakannya, untuk semester pertama tahun 2010 ini, pencari kerja yang sudah terdaftar yang mengurus kartu pencari kerja sampai Mei 2010 adalah sebanyak 701 orang, dan pencari kerja yang tersisa tahun lalu yang belum ditempatkan yaitu sebesar 21.466 orang.

"Pencari kerja tahun lalu yang tercatat terdiri dari berbagai jenjang pendidikan yaitu 9 orang pencari kerja yang tamatan SD, 10 orang pencari kerja tamatan SMP, 8037 orang SLTA, 307 orang D1, 597 orang DII, 1337 orang DIII, 9088 orang S1, dan 5 orang S2," katanya.

Rosmiati mengatakan, dari pengkalsifikasian menurut tingkat pendidikan, tamatan S1 dan SLTA yang paling banyak menyerap para pencari kerja yang ada di Kota Kendari, hal ini terjadi karena memang kebanyakan pencari kerja berasal dari perguruan tinggi yang dari tahun ke tahun paling banyak menghasilkan pengangguran.

Menurutnya, pemerintah telah melakukan langkah-langkah penanggulangan atau penyerapan tenaga kerja. Langkah itu antara lain, Perluasan Pengembangan  Kesempatan Kerja (PPKK), Terapan Teknologi tepat Guna, Memberikan pelatihan-pelatihan, memberikan bantuan sarana dan prasarana, dan keterampilan Tenaga kerja yang dilaksanakan oleh BLK.

Dalam penyerapan tenaga kerja katanya bukan hanya Nakertransos yang aktif berperan, dinas-dinas yang lainpun turut berperan dalam penyerapan tenaga kerja di Kota Kendari. (rusman/ant)

 

Arsip Berita