Sabtu, 26 Mei 2012
Angin Kencang Landa Yogyakarta dan Sekitarnya
Sabtu, 25 September 2010 12:47
AddThis Social Bookmark Button

Jakarta, 25/6 (SIGAP) - Akibat angin kencang tersebut, puluhan baliho, spanduk dan puluhan pohon yang ada di tepi jalan dan depan rumah penduduk Yogyakarta ambruk.

Bukan itu saja, angin kencang juga merusak puluhan atap rumah penduduk yang terbuat dari seng. Sementara akibat angin, aliran listrik Yogyakarta terputus.

Di Jalan Imogiri Timur Giwangan Yogyakarta, angin juga merobohkan baliho besar produk sepeda motor, papan nama rumah makan dan papan nama sebuah minimarket.

Sedang di Jalan Solo, beberapa Baliho papan nama perumahan dan baliho lainnya juga ambruk.

"Saya mau beli makanan keluar rumah, tiba-tiba angin kencang meniup dan terus menerus. Saya masuk rumah ternyata dijalan-jalan spanduk pada berterbangan, baliho tumbang dan pohon melinjo ddi depan rumah juga tumbang," kata

Seorang warga bernama Yati (34), warga Giwangan, Umbulharjo Yogyakarta menceritakan, saat itu dirinya hendak membeli makanan. Tiba-tiba saja angin kencang meniup dengan kencang. "Saya takut, saya langsung rumah saat jalan-jalan dan spanduk beterbangan, saat baliho ambruk," cerita Yati.

Hingga berita ini diturunkan belum diketahui secara pasti korban jiwa akibat tiupan angin kencang tersebut. Namun dipastikan akibat aliran listrik mati banyak usaha di Kota Yogyakarta yang terhenti.

Menurut Kepala Badan metereologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Yogyakarta, Budi Waluyo, angin yang menyapu wilayah Yogyakarta tersebut berkekuatan 36 km/jam. "Angin itu bukan puting beliung tapi angin kencang saja. Angin ini gerakannya tak beraturan dan merupakan angin pergantian dari musim kemarau ke musim penghujan," terangnya.

Menurutnya, angin kencang yang menyapu Yogya itu merata dari Sleman hingga sebagian wilayah Bantul. Fenomena tersebut akan sering terjadi di Yogyakarta hingga memasuki musim penghujan pada pertengahan Oktober 2010 mendatang. "Kita belum memperoleh laporan adanya kerusakan, korban maupun kerugian akibat tiupan angin ini," ujarnya. (wa prasetya)

 

Arsip Berita