Sabtu, 26 Mei 2012
Trenggalek: Pemkab Dorong Pengangguran Untuk Merantau
Rabu, 22 September 2010 06:35
AddThis Social Bookmark Button

Jakarta, 22/9 (SIGAP) - Pemerintah Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, mendorong para pengangguran usia produktif di wilayahnya agar bekerja merantau ke luar daerah.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertran) Kabupaten Trenggalek, Cokro Nuranto, Selasa, mengatakan, upaya itu terpaksa ditempuh pemerintah daerah karena jumlah lapangan kerja yang tersedia di kota kecil ini tak sebanding dengan jumlah pengangguran yang ada.

Data Disnakertrana Trenggalek menyebutkan, jumlah pengangguran terhitung hingga akhir tahun 2009 lalu tercatat mencapai 39 ribu orang.

Menurutnya, jumlah itu sama sekali tak sebanding dengan jumlah/kapasitas lapangan kerja di daerah ini yang hanya mampu menampung tak lebih dari 18 ribu orang.

"Tak ada pilihan lain, pemerintah daerah harus proaktif mengupayakan pengentasan pengangguran ini dengan menjalin kerja sama ketenagakerjaan dengan daerah lain," katanya.

Salah satunya yang dilakukan Pemkab Trenggalek adalah dengan melobi sejumlah pemerintah provinsi di luar pulau Jawa yang memiliki banyak lapangan kerja.

Hasilnya, sekalipun tidak terlalu efektif menuntaskan masalah pengangguran di daerah tersebut, setidaknya sebagian potensi tenaga kerja produktif mulai tergerak untuk mencoba peruntungan sebagai tenaga kerja urban di luar daerah.

"Tetap akan terus kami upayakan meski kenyataannya masih belum sebanding dengan percepatan jumlah pengangguran tiap tahun yang juga tentu akan terus bertambah," katanya.

Apalagi, kata Cokro, jumlah lapangan pekerjaan yang saat ini hanya 40% dibanding jumlah pengangguran tersebut masih diperparah oleh jenis pekerjaan yang ada, yakni berupa pekerjaan musiman seperti proyek pembangunan jalan, jembatan, serta plengsengan dari pemerintah daerah maupun provinsi.

Selain itu, dari 39 ribu orang pengangguran, didominasi oleh usia produktif yakni mencapai 23 ribu jiwa.

Kabupaten Trenggalek secara geografis terletak antara 7.53 – 8.34 Lintang Selatan dan 111.24 – 112.11 Bujur Timur. Wilayah Kabupaten Trenggalek di sebelah utara berbatasan dengan Kabupaten Ponorogo dan Tulungagung, sebelah timur berbatasan dengan Kabupaten Tulungagung sedangkan sebelah barat berbatasan dengan Kabupaten Ponorogo dan Pacitan dan sebelah selatan berbatasan dengan Samudra Hindia.

Luas wilayah Kabupaten Trenggalek 1.261,40 Km2 yang terbagi menjadi 14 kecamatan dengan Trenggalek sebagai ibukota dari Kabupaten Trenggalek.

Berdasarkan Sensus Penduduk 2000, jumlah penduduk Kabupaten Trenggalek adalah 649.883 jiwa dengan laju pertumbuhan sebesar 0,41%

Kabupaten Trenggalek memiliki beberapa komoditi unggulan disektor pertanian. Komoditi yang dihasilkannya antara lain, berupa cengkeh dan kelapa. Selain cengkeh, trenggalek juga menghasilkan kopi dan perkebunan kopi terbesar terdapat di Kecamatan Bendungan yang bernama perkebunan Dillem.

Selain itu kopi perkebunan ini juga dimanfaatkan untuk pengembangan cengkeh, ternak sapi dan juga berpotensi untuk tanaman jeruk, jahe, apel, kubis, dan wortel.

Di sektor pariwisata, Kabupaten Trenggalek memiliki potensi yang bisa dikembangkan. Objek-objek wisata yang bisa dibanggakan dan membantu mendongkrak nilai Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Trenggalek adalah Gua yang terkenal "Gua Lowo" konon terkenal dengan banyaknya kelelawar di dalam gua tersebut.  Tak jauh dari gua ini (kurang lebih 6 km) terdapat Pantai Prigi yang indah.

Kurang lebih 2 km ada pantai pasir putih dengan pasirnya yang putih bersih. Baik di dekat pantai prigi maupun pantai pasir putih banyak tempat penginapan. Selain itu juga disebelah timur pantai pasir putih terdapat Pantai Karanggoso,dan yang tak kalah menariknya ada juga pantai Damas yang masih dengan keindahan alaminya. (rusman/ant)

 

Arsip Berita