Sabtu, 26 Mei 2012
BI: Target Kurs Rupiah 2011 Sesuai Perhitungan
Rabu, 22 September 2010 01:41
AddThis Social Bookmark Button

Jakarta, 22/9 (SIGAP) - Gubernur Bank Indonesia Darmin Nasution mengatakan asumsi kurs nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang diturunkan dari Rp9.300,00 menjadi Rp9.250,00 oleh pemerintah telah sesuai dengan perhitungan BI.

"Hitung-hitungan kita sebenarnya memang ada di sekitar Rp9.250,00 per dolar AS," ujarnya usai mengikuti rapat kerja bersama pemerintah dengan Komisi XI DPR RI, di Jakarta, Selasa (22/9).

Oleh karena itu, dirinya optimistis target tersebut bisa tercapai. "InsyaAllah bisa," ujarnya.

Sebelumnya, pemerintah dan DPR sepakat untuk merevisi target nilai tukar rupiah dari Rp9.300,00 per dolar AS menjadi Rp9.250,00 per dolar AS pada tahun anggaran 2011.

Darmin mengatakan prospek ekonomi global yang diperkirakan melambat pada 2011 akan mempengaruhi ekonomi Indonesia dan ekspor yang berakibat pada menurunnya transaksi berjalan yang bisa menekan nilai tukar rupiah.

Oleh karena itu, lanjut Darmin, diperlukan langkah antisipatif, baik melalui peningkatan daya saing produk ekspor maupun memperluas pasarnya. "Mata uang rupiah punya risiko untuk melemah ke depan," ujarnya.
Seperti diketahui Peningkatan Global Competitiveness Index Indonesia sebagaimana yang dikeluarkan Forum Ekonomi Dunia menunjukkan kondisi perekonomian negara bergerak ke arah yang lebih baik. Kementerian Keuangan menilai peningkatan ini dapat berimbas positif pada sisi ekspor.

"Semakin membaiknya indeks daya saing akan membantu meningkatkan ekspor negara," ujar Sekretaris Jenderal Kementerian Keuangan Mulya Nasution kepada Tempo minggu lalu.

Mulya mengatakan, peningkatan indeks berarti daya saing produk Indonesia akan semakin baik di tingkat global. "Produk Indonesia yang bisa diekspor jadi lebih banyak," katanya. (wa prasetya/ant)


 

Arsip Berita